Wabup Sidoarjo Rampungkan Polemik Pemilik dan Pengembang Soal Kepemilikan Lahan Perumahan di Bligo Candi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MEDIASI - Wabup Sidoarjo, Subandi memediasi pemilik lahan Rudi dan pengembang perumahan atas sengketa lahan seluas 50 meter persegi di Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Rabu (25/05/2022).
MEDIASI - Wabup Sidoarjo, Subandi memediasi pemilik lahan Rudi dan pengembang perumahan atas sengketa lahan seluas 50 meter persegi di Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Rabu (25/05/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemblokiran akses jalan perumahan di Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo yang dilakukan pemilik lahan Rudi menimbulkan polemik setahun terakhir. Polemik ini dipicu konflik kepemilihan lahan seluas 50 meter persegi antara pemilik lahan dan developer perumahan hingga berimbas akses jalan perumahan di Desa Bligo itu.

Sengketa kepemilikan lahan bermula saat lahan milik Rudi digunakan akses jalan umum perumahan selama setahun karena tidak ada kompensasi (ganti rugi) dari pengembang ke pemilik lahan. Bahkan jalan sering dibongkar tutup oleh warga dan pemilik lahan.

Pemilik lahan, Rudi warga Bligo mengaku bukti kepemilikan lahannya berdasarkan SK Gubernur pada objek lahan seluas 50 meter persegi yang digunakan akses jalan warga perumahan menuju sekolah dan pasar desa. Lahan itu, sudah belasan tahun belum diberi kompensasi pihak pengembang perumahan.

"Saya memiliki bukti kepemilikan objek lahan jalan ini. Saya hanya menuntut hak saya. Karena sudah belasan tahun digunakan akses jalan perumahan menuju sekolah dan pasar milik desa saya tidak diberi kompensasi. Saya minta kompensasi dari pengembang perumahan sebesar Rp 600 juta," ujar Rudi.

Usai mendapatkan laporan dari Kepala Desa Bligo dan Camat Candi soal kasus ini, Wabup Sidoarjo Subandi langsung mengambil langkah memediasi di objek lahan sengketa itu bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo dan Forkopimka Candi. Dalam mediasi itu, Wabup memberikan dua solusi. Pihaknya juga meminta pemilik lahan dan pengembang mengambil keputusan dalam batas waktu dua bulan.

"Pertama pengembang memberikan kompensasi Rp 600 juta kepada pemilik objek lahan atau membangun jembatan baru untuk akses jalan umum ini. Karena kalau dilihat dari site plan perumahan belum ada pembebasan lahan. Mediasi ini sudah dikomunikasikan antara pemilik lahan dan pengembang sudah bersepakat batas waktu 2 bulan. Kalau tidak terselesaikan maka jalan ditutup pemilik lahan dan pengembang perumahan harus membangun jembatan baru," ungkapnya.

Kendati demikian, kata Subandi jika pihak pengembang sudah memberi uang sebesar Rp 600 juta kepada pemilik lahan, maka lahan harus dilepas sebagai akses jalan dan dihibahkan untuk akses jalan masyarakat umum.

"Kalau hanya bicara kompensasi nanti tidak akan ada titik temu lagi," ungkapnya.

Sementara pengembang perumahan Citra Tama Adigraha, Halim mengakui konflik akses jalan ini sudah lama terjadi dan belum ada titik temu. Namun secara legalitas semua ada.

"Sekarang kami dimediasi Pak Wabup untuk menyelesaikan konflik ini dengan solusi opsi pertama membeli tanah seharga Rp 600 juta dan kedua membangun jembatan baru dengan waktu selama dua bulan itu," tandasnya.

Sementara masalah ini dianggap selesai dan dibuatkan berita acara penyelesaian sengketa lahan akses jalan antara pihak pertama (pemilik lahan) dan pihak kedua (pengembang perumahan) disaksikan Wakil Bupati Subandi serta Forkopimka Candi di Balai Desa Bligo. Hel/Waw

Berita Terbaru

Wujud Nyata Jiwa Patriotik, Ketua PII Sidoarjo Sukses Ikuti Diklat Lemhannas RI Sekaligus Hibahkan Lampu Sorot Bandell

Wujud Nyata Jiwa Patriotik, Ketua PII Sidoarjo Sukses Ikuti Diklat Lemhannas RI Sekaligus Hibahkan Lampu Sorot Bandell

Senin, 03 Agu 2026 09:44 WIB

Senin, 03 Agu 2026 09:44 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kabupaten Sidoarjo, Ir H Soegiono Adi Salam IPU berhasil menyelesaikan program…

Lawan Narkoba, Pemkab Sidoarjo Ajak Emak-Emak Cek Gadget dan Teman-Teman Anaknya

Lawan Narkoba, Pemkab Sidoarjo Ajak Emak-Emak Cek Gadget dan Teman-Teman Anaknya

Minggu, 02 Agu 2026 19:39 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 19:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ancaman peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika kini makin mengintai generasi muda tanpa memandang usia maupun latar…

Kedok Toko Vape di Ruko Graha Kota Sidoarjo Jadi Gudang Miras Dibongkar Petugas, Razia Serentak Sita 1.696 Miras Ilegal

Kedok Toko Vape di Ruko Graha Kota Sidoarjo Jadi Gudang Miras Dibongkar Petugas, Razia Serentak Sita 1.696 Miras Ilegal

Minggu, 02 Agu 2026 08:45 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 08:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara resmi mengobarkan perang terhadap peredaran Minuman Keras (Miras) ilegal. Langkah…

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Belum genap dua tahun menahkodai Indonesia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterpa angin kencang. Hal itu, ditandai…

Sentuh Warga Prambon, Bupati Sidoarjo Tinjau Bedah Rumah dan Salurkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Miskin di Pinggiran

Sentuh Warga Prambon, Bupati Sidoarjo Tinjau Bedah Rumah dan Salurkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Miskin di Pinggiran

Sabtu, 01 Agu 2026 21:35 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan komitmennya dalam mempercepat penanganan kemiskinan dan peningkatan…

Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua, SMP Al Muslim Kuatkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia

Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua, SMP Al Muslim Kuatkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia

Sabtu, 01 Agu 2026 18:04 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 18:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendidikan karakter dan keberhasilan belajar anak tidak bisa hanya ditumpukan pada pundak sekolah. Menyadari krusialnya peran…