Ponorogo (republikjatim.com) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tinggal tiga pekan lagi. Kendati demikian, Kapolsek Sawoo AKP Joko Suseno bersama anggotanya memasang banner himbauan di sejumlah titik rawan laka lantas sepanjang jalur Ponorogo - Trenggalek di wilayah Kecamatan Sawoo.
Pemasangan banner himbauan ini sekaligus sebagai tindak lanjut beberapa kecelakaan lalu lintas di jalur Ponorogo - Trenggalek, Jumat (08/04/2022).
"Pemasangan banner ini inisiatif kami sebagai peringatan agar para pengendara lebih berhati-hati dan waspada saat berkendara di jalur Ponorogo - Trenggalek ini. Karena jalur lalu lintas di wilayah kami banyak berupa tikungan tajam, tanjakan dan turunan. Makanya diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan para pengendara," Kapolsek Sawoo, AKP Joko Suseno kepada republikjatim.com, Jumat (08/04/2022).
Lebih jauh, Joko yang juga mantan Kapolsek Bungkal ini menjelaskan jika jalur di wilayahnya sepanjang 15 kilometer mulai perbatasan Kecamatan Sawoo sampai Kecamatan Sambit hingga perbatasan Ponorogo - Trenggalek, hanya kurang lebih 4 kilometer yang merupakan jalur lurus. Hal ini menunjukkan terdapat kurang lebih 11 kilometer jalur Ponorogo - Trenggalek berupa tikungan, tanjakan dan turunan.
"Apalagi jalur ini jalur utama antar kota yang lalu lintasnya padat. Oleh karena itu, kami betul-betul menghimbau agar para pengendara waspada dan berhati-hati. Terutama bagi pengendara yang memaksakan mendahului kendaraan di depannya. Padahal, posisinya berada di dekat tikungan yang rawan terjadi kecelakaan," tegas AKP Joko Suseno yang juga mantan Kasubag Humas Polres Madiun ini.
Sementara dengan pemasangan banner peringatan jalur rawan laka lantas ini, Kapolsek Sawoo berharap akan menambah kesadaran pengendara. Selain itu, banner benar-benar diperhatikan agar keselamatan pengendara saat berlalu lintas terjaga.
"Terutama saat menghadapi lebaran akan selalu mengalami peningkatan arus lalu lintas dan kendaraan," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi