Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan maut terjadi di jalur tengkorak JL Raya Surabaya - Mojokerto, Selasa (05/04/2022). Dalam kecelakaan tepat di timur Jembatan Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo itu, menyebabkan seorang mahasiswa pengendara motor asal Mojokerto tewas di lokasi kejadian.
Sedangkan kendaraan yang menabrak korban langsung kabur. Hingga kini, kendaraan yang menabrak korban itu masih dalam pencarian petugas Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Karena korban mengalami luka cukup serius," ujar Kanit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono kepada republikjatim.com, Selasa (05/04/2022).
Sugeng menjelaskan dalam kecelakaan itu ada beberapa kendaraan yang terlibat. Diantaranya sepeda motor Honda Supra bernopol W 3751 NAZ yang dikendarai korban Dimas Risky Wahyu Wibowo (21) mahasiswa asal JL Lawu XII/05, Desa Wates, Kecamatan Magersari, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan lawannya, kendaraan yang tidak diketahui nopol dan identitasnya karena melarikan diri usai menabrak korban.
"Dalam kasus tabrak depan ini, faktor yang mempengaruhi laka lantas itu untuk sementara diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Supra," paparnya.
Sugeng menceritakan awalnya sepeda motor Honda Supra bernopol W 3751 NAZ berjalan dari arah timur (Surabaya) menuju barat (Mojokerto). Sesampainya di lokasi kejadian, motor korban berusaha mendahului kendaraan yang ada didepannya dari samping kanan. Nah, saat berusaha mendahului itu, tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil yang tidak diketahui identitasnya itu.
"Akibatnya, pengendara sepeda motor Honda Supra mengerem mendadak dan terjatuh meluncur di atas jalan beraspal ke arah barat. Sedangkan korban terjatuh ke kanan, diduga kemudian korban tertabrak mobil yang tidak diketahui identitasnya itu yang berjalan dari arah barat (Mojokerto) menuju timur (Surabaya). Seketika itu, mobil yang tidak diketahui identitasnya melarikan diri ke arah Surabaya," tegasnya.
Sementara dalam kasus kecelakaan ini kerugian materiilnya sekitar Rp 200.000. Sedangkan petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi dan menggelar olah TKP, mencari dan menyita barang bukti, mencari saksi-saksi dan mengajukan permohonan visum korban di rumah sakit terdekat.
"Selain itu, petugas juga menyelidiki lebih lanjut kasus kecelakaan ini. Saat ini kasus laka lantas itu, ditangani Unit Gakkum Satuan Lantas Polresta Sidoarjo," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi