Ratusan Emak-Emak Asal Empat Kecamatan di Sidoarjo Digembleng Cara Merawat Jenazah Berpenyakit Menular

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PELATIHAN - Sebanyak 100 anggota PKK asal Kecamatan Candi, Tanggulangi, Porong dan Jabon dilatih merawat jenazah yang memiliki penyakit menular di Balai Desa Lajuk Kecamatan Porong, Kamis (17/03/2022).
PELATIHAN - Sebanyak 100 anggota PKK asal Kecamatan Candi, Tanggulangi, Porong dan Jabon dilatih merawat jenazah yang memiliki penyakit menular di Balai Desa Lajuk Kecamatan Porong, Kamis (17/03/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 100 emak-emak (ibu-ibu) anggota PKK asal Kecamatan Candi, Tanggulangi, Porong dan Kecamatan Jabon dilatih merawat jenazah yang memiliki penyakit menular, Kamis (17/03/2022). Pelatihan yang diselenggarakan di Balai Desa Lajuk, Kecamatan Porong ini diikuti istri Modin (Kaur Kesra) desa.

Penyuluh Fungsional KUA Candi, M Zaim Afsokh sebagai narasumber mengatakan perawatan jenazah dengan riwayat penyakit menular memiliki cara khusus. Seperti merawat jenazah yang meninggal akibat virus Covid-19 maupun TBC.

Kekhususan ini, salah satunya memakai baju pelindung mulai dari kepala sampai kaki. Hal ini penting untuk menjaga penularan kepada orang yang memandikan jenazah.

"Kewajiban pertama yang harus dilakukan adalah menjaga keselamatan kita terlebih dahulu sebelum memandikan jenazah," ujar narasumber pelatihan, M Zaim Afsokh kepada republikjatim.com, Kamis (17/03/2022).

Lebih jauh, Zaim menjelaskan dalam memandikan jenazah, diwajibkan seseorang memakai sarung tangan maupun sepatu boot setiap memandikan jenazah. Selain itu, disarankan agar menggunakan sabun antiseptik.

"Upaya itu untuk lebih menjaga keamanan dari tertular penyakit. Sayangnya tahap ini, masih belum banyak dilakukan dan disadari masyarakat. Misalnya saat jari terluka akibat pisau. Kemudian, memandikan jenazah yang memiliki penyakit TBC tanpa menggunakan sarung tangan. Usai memandikan jenazah pasti akan tertular penyakit TBC itu," imbuhnya.

Selain itu, Zaim menyarankan pemakaian pemutih baju untuk memandikan jenazah yang masih mengeluarkan darah atau nanah. Seperti saat memandikan jenazah yang memiliki penyakit diabetes basah atau kanker payudara. Peraturan mencampurnya 1 banding 9 liter air. Peraturan ini merupakan peraturan medis yang ada.

"Orang yang jenazahnya kena penyakit menular seperti HIV/AIDS atau diabetes basah yang mengeluarkan darah atau nanah wajib memakai cairan pemutih. Campurannya 1 banding 9 sesuai anjuran medis," tegasnya.

Sementara Zaim menilai perawatan jenazah secara lengkap dimulai dari cara memandikan sampai cara mengkafani. Menurutnya, mengkafani jenazah punya penyakit menular memiliki perbedaan. Bedanya, dengan penambahan plastik sebelum dan sesudah kain kafan menutupi jenazah.

"Plastik ini sebagai pembantu karena jenazahnya mengeluarkan darah atau nanah itu," jelasnya.

Sedangkan cara memasukkan jenazah ke liang lahat, kata Zaim menjadi penting karena masih banyak yang keliru persepsinya. Masih ada warga yang mendahulukan kepala jenazah menyentuh tanah liang lahat. Padahal, seharusnya kaki jenazah terlebih dahulu yang harus menyentuh tanah.

"Cara memasukkan jenazah yang disunnahkan dengan memasukkan kedua kaki jenazah terlebih dahulu ke dalam makam," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - KB TK Al Muslim menggelar perayaan bertema Bangga Sidoarjo yang diikuti sekitar 170 siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan…

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Jadinya yang ke-167. Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ini, sebagai tonggak…