Sidoarjo (republikjatim.com) - Otak pengeboman sekaligus pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantikosta JL Arjuno, Surabaya akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) mr X di JL Mayjen Sungkono, Sidoarjo, Kamis (24/05/2018). Meski sempat tertunda dan pemakaman paling terakhir, paska pemakaman 14 terduga teroris yang sudah dimakamkan sebelumnya di makam Mr X yang sama.
Tidak hanya itu, pemakaman itu juga dibarengi pemakaman dua anak laki-lakinya. Yakni Yusuf Fadil dan Firman Halim. Keduanya pelaku bom bunuh diri Gereja Santa Matia Tak Bercela JL Ngagel Madya, Surabaya.
"Dengan pemakaman Dita dan kedua putranya tadi, total ada 17 terduga teroris yang dimakamkan di Sidoarjo," terang Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sidoarjo, Yusuf Isnianto kepada republikjatim.com, Kamis (24/05/2018).
Lebih jauh, Yusuf menilai pemakaman tak berlangsung lama, lantaran sebagian besar keluarganya tidak ada yang datang. Terkecuali pemakaman Ilham Fauzan dan Budhi Satrio bersama 2 terduga lainnya kemarin yang sempat dihadiri istri, Ilham Fauzi.
"Karena liang lahat sudah disiapkan. Jenazah datang dimasukkan dan dikuburkan," ucapnya.
Dalam pemakaman itu, posisi paling belakang adalah makam Dita Oepriyanto. Kemudian selangkah di depannya makam kedua putranya.
"Sejak awal memang sudah disetting seperti itu. Paling belakang makam Dita di delannya makam anak-anaknya," pungkasnya.
Meski sempat tertunda hingga hampir sepekan, namun pemakaman jenazah Dita dan kedua putranya tetap dijaga ketat anggota kepolisian. Waw
Editor : Redaksi