Sidoarjo (republikjatim.com) - Lapas atau Rutan di jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim terus mengejar target 100 persen vaksinasi Covid-19 seluruh warga binaannya. Terbaru, Lapas I Sidoarjo berkolaborasi dengan Polresta Sidoarjo untuk menyuntikkan 1.156 dosis vaksin. Hal ini menjadikan Lapas Sidoarjo sebagai salah satu yang menuntaskan target vaksinasi. Penyuntikan ribuan dosis vaksin jenis sinovac itu dimulai, Rabu (29/09/2021).
Kelapa Lapas Kelas II A Sidoarjo, Teguh Pamuji menjelaskan saat ini ada 1.156 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Sidoarjo.
"Kami mengalami over kapasitas penghuni ada sekitar 300 persen," ujar Teguh Pamuji kepada republikjatim.com, Rabu (29/09/2021).
Kondisi ini, lanjut Teguh membuat pihaknya sulit menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sehingga, mau tidak mau, pihaknya harus menuntaskan vaksinasi. Sebelumnya Lapas Sidoarjo mendapatkan alokasi dosis vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo.
"Karena tidak mencukupi, akhirnya kami berkolaborasi penyediaan dosis vaksin bersama Polresta Sidoarjo. Kami memang ditarget Kakanwil Kemenkumham Jatim, Bapak Krismono, agar vaksinasi bisa 100 persen bagi WBP," pintahnya.
Teguh menjelaskan sebelumnya pihaknya sudah menjalankan vaksinasi. Hanya saja memang relatif lambat karena menggunakan jenis astra Zeneca yang memiliki efek samping berupa demam.
"Sebelumnya ketika memakai vaksin astra Zaneca, seminggu maksimal hanya 100 orang saja yang divaksin. Di tengah situasi pandemi Covid-19, WBP berhak mendapat suntikan vaksinasi sebagai upaya membentuk herd immunity," tegasnya.
Sebelumnya, sudah ada 600 warga binaan yang divaksin. Sehingga tinggal 556 orang saja yang belum. Sehingga, ketika mendapatkan dropping vaksin 1.000 dosis.
"Karena itu sisanya dibuka untuk masyarakat umum," ungkapnya.
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Krismono menyebutkan Lapas Sidoarjo menjadi UPT yang paling cepat menuntaskan vaksinasi. Bahkan, yang pertama mencapai 100 persen.
"Tentu kolaborasi ini sangat bagus, semoga bisa dicontoh Lapas atau Rutan lainnya," ungkapnya.
Sementara proses vaksinasi digelar dalam dua hari dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Pada hari pertama vaksinasi di dalam Lapas Kelas II A, dipantau langsung Kepala Lapas Kelas II A Sidoarjo Teguh Pamuji dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
Sementara usai memantau jalannya vaksinasi Covid-19 di dalam Lapas Kelas II A, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengapresiasi langkah baik dalam mewujudkan herd immunity bagi warga binaan Lapas Kelas II A. Menurutnya, upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Seperti dilakukan pihak Lapas Kelas II A bersama Polresta Sidoarjo dengan memvaksinasi ribuan warga binaan dan masyarakat sekitar.
“Akselerasi vaksinasi Covid-19 harus menyasar semua masyarakat Sidoarjo. Untuk segera membentuk herd immunity. Termasuk warga binaan yang ada di dalam Lapas Kelas II A Sidoarjo," ungkapnya.
Saat meninjau di dalam lapas, Kapolresta Sidoarjo juga menghimbau penerapan protokol kesehatan harus semaksimal mungkin dipatuhi. Sistem keamanan dan kebersihan di dalam Lapas, juga mendapatkan perhatian dari Alumni AKABRI 1998 ini.
"Semuanya sudah dijalankan dengan baik dan tepat oleh Kalapas dan jajarannya. Semoga warga binaan di dalam Lapas sehat serta terhindar dari Covid-19," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi