Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sidoarjo melaunching empat sekolah kajian online. Hal ini setelah IKADI Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Fave Hotel Sidoarjo, Minggu (19/09/2021) sore.
Pembukaan kajian sekolah online ini, sebagai inovasi sekaligus kreasi para pengurus IKADI Sidoarjo di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini.
"Selama ini kami (IKADI Sidoarjo) sudah rutin menggelar rapat kordinasi (rakor) mengumpulkan pengurus daerah serta mengumpulkan teman pengurus kecamatan agar tetap bisa berkreasi, berinovasi dan berbagi ilmu," ujar Ketua IKADI Sidoarjo, Agus Yunif Anwaruddin kepada republikjatim.com, Minggu (19/09/2021) di sela rakor.
Agus menjelaskan saat ini IKADI Sidoarjo sepakat launching empat kajian sekolah online. Diantaranya Sekolah Faroidh (Hukum Waris) yang diasuh Ust Fathurrahman Masrukan, Lc MA (dosen dan Ketua IKADI Surabaya), Sekolah Pra Mantu diasuh Ust Suhadi Fadjaray (Trainer Nasional dan Konsultan Pendidikan), Sekolah Pra Nikah diasuh Ust Rafif Amir (Penulis Buku dan Dai Muda IKADI) serta Sekolah Kepemimpinan diasuh Ust Tahega Alfath, SH MH (Dosen dan Staf Ahli Bidang Hukum).
"Dalam waktu dekat ini, kami akan membuka empat kelas online untuk masyarakat umum. Menjawab soal waris, persiapan mantu, persiapan menikah hingga soal kepemimpinan," imbuh alumni Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang ini.
Agus menilai kajian online sekolah pra nikah khusus bagi calon mempelai atau anak remaja yang hendak mau menikah. Mereka dibekali ilmu tata cara dalam berumah tangga. Kajian ini dalam satu minggu satu pertemuan atau sepuluh kali pertemuan.
"Keempat kajian sekolah online itu untuk masyarakat umum. Bisa bagi anak remaja yang akan menuju bahtera rumah tangga atau pun orang tua yang hendak menikahkan anaknya," tegasnya.
Begitu pula saat ini IKADI Sidoarjo juga akan membuka kelas bagi orang tua. Nama kajiannya pra mantu. Kajian ini diperuntukkan kepada orang tua atau calon mertua yang hendak menikahkan putra putrinya.
"Yang penting kajian pra mantu bagi orang tua atau calon mertua untuk mengetahui ilmu persiapan sebelum dan sesudah memiliki menantu dan lainnya," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi