Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengajak pemuda untuk terus mengembangkan diri dan mengasah potensinya. Hal itu disampaikan Bupati Sidoarjo saat membuka Pembinaan Organisasi Kepemudaan dan Komunitas Pemuda se Sidoarjo yang digelar di Hotel Luminor, Sidoarjo, Sabtu (18/09/2021).
"Kami mengajak pemuda kontribusi memberikan karyanya dan ide-idenya untuk membangun Sidoarjo. Dengan karya seorang pemuda akan memiliki nilai tinggi di mata siapa pun. Karena idealisme kemewahan terakhir yang dimiliki seorang pemuda," ujar Gus Muhdlor.
Bupati Alumni Fisip Unair Surabaya ini menjelaskan semakin seorang pemuda mampu menciptakan satu pasar yang baru akan bisa semakin survive dan menguasainya, selama pemuda itu memiliki kapasitas. Bahkan bisa menjanjikan kualitas apapun yang terjadi dan berapa pun harganya orang pasti akan tetap mencari.
"Jangan pernah takut beda. Apa pun hasil hari ini, peningkatan kapasitas dari pembinaan organisasi kepemudaan ini yang terpenting satu. Ketika pulang dari pelatihan ini lakukan sesuatu. Selesai acara ini dapat ilmu langsung praktekkan jangan sampai sudah banyak ilmu, tapi tidak berani mencoba. Jadilah pemuda berani tampil dan cakap tampil beda dengan yang lainnya," tegasnya.
Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo, Joko Supriadi menilai kegiatan ini diikuti 50 peserta berusia 16 sampai 30 tahun. Tujuannya, untuk memotivasi generasi muda dan masyarakat Sidoarjo dalam berperan aktif memajukan potensi kepemudaan di Sidoarjo.
"Sekaligus sebagai wadah jaring aspirasi dan inspirasi untuk berkolaborasi membangun Sidoarjo yang lebih baik," jelasnya.
Selain itu, pihaknya berharap pemuda bisa mengambil peran dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan masyarakat maupun Pemkab Sidoarjo. Bahkan mempersiapkan generasi muda yang berkepribadian dan mental yang baik.
"Kegiatan yang bermanfaat ini juga untuk menjalin sinergi dan kolaborasi di setiap organisasi kepemudaan dan komunitas di Sidoarjo," tandasnya.
Sementara kegiatan menghadirkan DR Irwan Dwi Arianto, (Dosen UPN Jawa Timur), Ahadin Syarifudin Fahmi (Google Indonesia), Ronasari Layli Azzah (Cyber Kreasi), Hassan Ubaidillah (Dosen Umsida) dan M Dian Felani (Ketua HIPMI Sidoarjo). Hel/Waw
Editor : Redaksi