Disidak Kosong Semua, Satgas Pangan Temukan RPH Diduga Ilegal di Krian Simpan Seekor Sapi Betina

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIDAK - Satgas Pangan dan petugas gabungan menggelar sidak ke sejumlah RPH yang diduga tak berizin dan menyalahi prosedur di Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Selasa (29/06/2021) malam.
SIDAK - Satgas Pangan dan petugas gabungan menggelar sidak ke sejumlah RPH yang diduga tak berizin dan menyalahi prosedur di Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Selasa (29/06/2021) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Satgas Pangan bersama petugas gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Pemkab Sidoarjo menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang diduga tidak berizin (ilegal). Selain itu, diduga sejumlah RPH liar itu, menyalahi prosedur penyembelihan. Hal ini lantaran disinyalir, ada proses penggelonggongan dan penyembeli sapi betina di sejumlah RPH itu.

Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas gabungan dan tim Dinas Pangan, Pertanian dan Peternakan Pemkab Sidoarjo menyusuri sebuah gang depan di Koramil Krian itu. Sayangnya, begitu rombongan mengecek 4 RPH di lokasi, hanya ada 2 RPH yang bisa dibuka. Sedangkan lainnya ditutup pakai pagar tralis setinggi orang dewasa oleh pemiliknya.

Petugas pun, hanya bisa melihat dari celah pintu. Dari 2 RPH yang bisa dibuka pintunya oleh petugas, satu lokasi kosong dan tidak ada aktifitas. Sedangkan satu lokasi lainnya diduga milik M warga Desa Katerungan, Kecamatan Krian, petugas menemukan seekor sapi betina yang masih terikat tali tampar dan ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya. Saat masuk suasana gelap gulita membuat petugas berjalan sambil menyalahkan senter (lampu bantuan).

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pangan Dan Pertanian Pemkab Sidoarjo, drh Nuning Sri Pudjiastuti mengaku pihaknya berusaha untuk menertibkan pemotongan hewan yang ada di Krian. Termasuk menertibkan larangan penggelonggongan dan pemotongan sapi betina produktif.

"Sejak penertiban, para pemain sembelihan sapi mulai berbondong-bondong mencari tempat gelonggongan diluar dari RPH resmi yang telah disediakan," ujarnya kepada republikjatim.com, Selasa (29/06/2021) malam.

Nuning menjelaskan dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya RPH ilegal, salah satunya adanya praktik penggelonggongan. Padahal, jika sapi digelonggong sama dengan melakukan penyiksaan. Saat memberikan minuman yang berlebihan secara paksa menggunakan selang dimasukkan sampai ke lambung sapi.

"Penyiksaan hewan (sapi) itu sebelum dipotong. Karena air yang dimasukkan ke sapi tercemar masuk dalam daging hingha terkontaminasi dengan sejumlah bakteri," imbuhnya.

Nuning menjelaskan ciri-ciri daging sapi hasil gelonggongan diantaranya dagingnya sangat basah, warnanya pucat dan cepat membusuk. Karena tercampur banyak bakteri. Selain itu, sapi yang digelonggong mudah stres. Akhirnya mempercepat pembusukan daging.

"Penggelonggongan sapi itu penyiksaan. Hewan yang akan dikonsumsi dipertanyakan kehalalannya. Kalau dibiarkan banyak orang Sidoarjo yang makan daging tidak halal," tegasnya.

Karena itu, lanjut Nuning semua pihak terkait harus menuntaskan masalah ini agar Sidoarjo bisa makan daging halal dan akan mendapatkan keberkahan. Langkah selanjutnya, dinasnya bakal terus melaksanakan penertiban tempat pemotongan hewan ilegal di seluruh wilayah Sidoarjo.

"Sekarang para jagal sapi mulai sadar untuk tidak melaksanakan gelonggongan lagi. Tapi, sekarang mereka mulai berunding menaikkan harga. Apalagi, selama ini daging yang berada di wilayah Krian paling murah dari lainnya. Karena itu mereka berusaha tidak menggelonggong lagi tapi harga daging dinaikkan," ungkapnya.

Selama ini, kata Nuning daging yang digelonggong keuntungan lebih besar dan bahkan bisa berkali lipat. Meski punya keuntungan banyak, tapi tidak berkah bagi dirinya. Apalagi diberikan ke keluarganya.

"Kami berharap, praktik penggelonggongan sapi di Sidoarjo tidak ada (bersih). Kami akan blusukan di pasar-pasar daging. Semoga ke depan Sidoarjo bebas dari praktik ilegal sapi gelonggongan," tandasnya.

Sementara sejumlah RPH yang disidak karena diduga tidak berizin (ilegal) ada 7 lokasi. Lokasinya ada di Desa Tropodo ada 3 lokasi dan di Desa Katerungan ada 4 lokasi. Zak/Hel/Waw

Berita Terbaru

Gugah Semangat Berani Bermimpi, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Buka 1.000 Yatim Camp di Krembung Sidoarjo

Gugah Semangat Berani Bermimpi, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Buka 1.000 Yatim Camp di Krembung Sidoarjo

Minggu, 21 Jun 2026 21:42 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 21:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Sidoarjo mendadak riuh dan penuh energi positif, Minggu (21/06/2026). Sebanyak…

Hadirkan Senyum 105 Anak, Wabup Sidoarjo Ajak Relawan Terus Menebar Kebaikan di Khitan Massal Bahagia

Hadirkan Senyum 105 Anak, Wabup Sidoarjo Ajak Relawan Terus Menebar Kebaikan di Khitan Massal Bahagia

Minggu, 21 Jun 2026 21:20 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 21:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Kantor Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Sidoarjo, tampak berbeda, Minggu (21/06/2026). Tangis haru bercampur tawa…

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sidoarjo dan BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan ‘GARDU Sosial’ RT/RW dan Rumah Ibadah

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sidoarjo dan BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan ‘GARDU Sosial’ RT/RW dan Rumah Ibadah

Minggu, 21 Jun 2026 18:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 18:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah progresif untuk melindungi warganya dari risiko sosial ekonomi. Berkolaborasi dengan BPJS…

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Diskusi mengenai rekam jejak Sang Proklamator RI, Ir Soekarno seolah tidak pernah habis dikupas. Terbaru, Dewan Pimpinan Cabang…

KSB DPC PKB Sidoarjo Terbentuk, Nakhoda Baru Diperkenalkan Abah Usman Siap Bekerja Total Jadi Bendahara

KSB DPC PKB Sidoarjo Terbentuk, Nakhoda Baru Diperkenalkan Abah Usman Siap Bekerja Total Jadi Bendahara

Sabtu, 20 Jun 2026 17:17 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 17:17 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Teka-teki mengenai komposisi elite penentu kebijakan di tubuh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sidoarjo akhirnya…

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran modernisasi, Kabupaten Sidoarjo justru membuktikan diri sebagai daerah yang enggan melupakan akar sejarahnya.…