Pengurus PGRI Sidoarjo Desak DPRD Prioritaskan Honorer Guru saat Penerimaan PPPK

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AUDIENSI - Para pengurus PGRI Sidoarjo menggelar audiensi dengan Ketua DPRD Sidoarjo, Usman soal PPPK dari kalangan guru agar diprioritaskan, Selasa (08/06/2021).
AUDIENSI - Para pengurus PGRI Sidoarjo menggelar audiensi dengan Ketua DPRD Sidoarjo, Usman soal PPPK dari kalangan guru agar diprioritaskan, Selasa (08/06/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidoarjo menggelar audiensi dengan Ketua DPRD Sidoarjo, Selasa (08/06/2021). Audiensi ini berlangsung di Ruang Tamu VVIP Gedung DPRD Sidoarjo.

Dalam audiensi ini, Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo, Edy Wuryanto didampingi enam pengurus harian lainnya. Pihaknya, berharap agar Ketua DPRD Sidoarjo menampung beberapa aspirasinya terkait guru dan masalah pendidikan yang ada di Sidoarjo.

Salah satunya soal kebijakan pemerintah berkaitan dengan rekuitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baru Tahun 2021. Khususnya rencana penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru.

"Kami minta dengan hormat bantuannya agar semua honorer yang mengabdi 15 tahun lebih dan sudah mendapatkan honor daerah, saat proses uji kompetensi hanya dijadikan proses pemetaan dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. Selayaknya guru yang ikut seleksi bukan sebagai penilaian dalam menentukan diterima dan tidaknya," ujar Edy Wuryanto kepada republikjatim.com, Kamis (10/06/2021).

Lebih jauh, Edy menilai desakan ini mengingat pengabdian para guru yang sudah tulus mendidik putra dan putri dari peserta didik. Selain itu, jika ada yang tidak diterima sebagai ASN akan menimbulkan permasalahan baru bagi pemerintah daerah.

"Kami mohon Tenaga Adminstrasi Sekolah (TAS) bisa diikutkan dalam rekuitmen ASN melalui jalur PPPK itu," pintahnya.

Selain itu, Kepala SDN Geluran 3 Taman ini meminta agar DPRD Kabupaten Sidoarjo dapat mencarikan cantolan hukum agar guru yang sudah bekerja, melayani, membina dan membimbing putra putri di seluruh wilayah Sidoarjo bisa menjadi ASN jalur PPPK itu. Apalagi, sejak dialihtugaskan dari Kabupaten Sidoarjo ke Provinsi Jawa Timur sampai sekarang belum menikmati kesejahteraan yang selama ini diterima ditangani Pemkab Sidoarjo.

"Karena itu, kiranya DPRD Sidoarjo dapat mencarikan solusi agar kesejahteraan guru-guru SMA/SMK yang bekerja dan mengajar di Sidoarjo bisa kembali menikmati kesejahteraan yang selama ini dinikmati sebelum dialihtugaskan ke Provinsi Jawa Timur," tegasnya.

Sementara, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman mendukung penuh permohonan-permohonan yang diajukan PGRI Kabupaten Sidoarjo ini. Akan tetapi, semua harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Karena hal itu tidak lepas dari fasilitas dan pendanaan untuk menjalankan program.

"Termasuk tidak melanggar regulasi yang sudah ada. Kami berharap, setelah bersama DPRD, PGRI Sidoarjo harus komunikasi dengan Pemkab Sidoarjo dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati. Agar permasalahan guru dan pendidikan lainnya bisa dicarikan solusinya," tandas mantan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo ini. Hel/Waw

Berita Terbaru

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (17/09/2026) mendadak menyita perhatian. Sejumlah aktivis Pengurus…

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…