Gus Syaikhul : Internalisasi Nilai Aswaja Mampu Menjaga Pancasila, Keutuhan NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SOSIALISASI - Anggota MPR RI, Syaikhul Islam Ali (Gus Syaikhul) menyampaikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk puluhan warga di Aula Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Sabtu (22/05/2021) sore.
SOSIALISASI - Anggota MPR RI, Syaikhul Islam Ali (Gus Syaikhul) menyampaikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk puluhan warga di Aula Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Sabtu (22/05/2021) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Anggota MPR RI, Syaikhul Islam Ali (Gus Syaikhul) yang juga anggota Komisi VII DPR RI melaksanakan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan di Aula Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Sabtu (22/05/2021) sore.

Dalam sosialisasi itu, anggota Fraksi PKB DPR RI ini menekankan pada nilai-nilai Aswaja dalam menjaga empat pilar kebangsaan. Baik itu dalam menjaga Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Nahdlatul Ulama (NU) akan terus berusaha memperkokoh ajaran ahlussunnah wal jamaah (aswaja) atau Islam Nusantara. Karena selain berfungsi menjalankan dakwah, ajaran ini juga berhasil mempertahankan akidah serta menjaga keselamatan Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Gus Syaikhul di hadapan pengurus MWC NU dan para aktivis NU se Kecamatan Tulangan, Sabtu (22/05/2021) sore.

Bagi Gus Syaikhul, saat ini dibutuhkan internalisasi nilai-nilai aswaja bagi kalangan pemuda dan generasi penerus bangsa. Hal ini lantaran sudah terbukti, mampu menjaga empat pilar kebangsaan itu. Putra KH Agoes Ali Masyhuri ini meyakini aswaja dan Islam Nusantara yang diusung dan dianut NU sebuah konsep yang sama. Yakni berhasil mempertahankan akidah, dakwah dan menjaga keselamatan NKRI.

"Karena itu, sangat penting membela Tahan Air sesuai semangat hubbul wathan minal iman. Karena siapa yang tidak punya tanah air, maka tidak punya sejarah. Meski tantangan keindonesian ke depan semakin berat. Karena Indonesia harus berhadapan dengan sejumlah bangsa lain di dunia," imbuhnya.

Bagi politisi PKB Dapil Jatim I (Surabaya dan Sidoarjo) ini, dalam setiap sosialisasi empat pilar kebangsaan dirinya selalu berpesan agar memperkuat ideologi aswaja di kalangan para pemuda. Harapannya, dengan berbagai pendidikan dan sosialisasi dapat memperkuat ideologi Aswaja. Termasuk memmperkuat wawasan kebangsaan dalam memperkuat tradisi Aswaja dalam menjaga NKRI.

"Tujuannya agar para pemuda dan generasi penerus semakin produktif dan memiliki loyalitas tinggi terhadap NU. Melalui penguatan komitmen kebangsaan dalam bingkai NKRI. Bahkan menghasilkan sikap totalitas tanpa batas dalam kesetiaan terhadap NKRI," tegasnya.

Syaikhul yang juga menjabat Wakil Ketua PP GP Ansor ini berharap seusai mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan, puluhan peserta yang merupakan pengurus, kader dan pemuda NU menjadi produktif dan mampu berkontribusi dalam masyarakat untuk memperkokoh mepat pilar kebangsaan.

"Termasuk mampu berkontribusi kepada masyarakat dalam menjaga kondusivitas dan mempertahankan ideologi aswaja, menjaga Pancasila, keutuhan NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena Indonesia beragam suku dan bangsa. Minimal mampu mewarnai di lingkungan sekitarnya. Karena itu sesuai harapan para pendiri NU," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan gugatan warga Perumahan Mutiara Regency melawan Bupati Sidoarjo di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)…

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terus digulirkan di Kabupaten Sidoarjo. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK…

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam melakukan digitalisasi tata kelola keuangan daerah. Langkah…

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Estafet kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo di bawah komando H Rizza Ali Faizin, M PdI langsung bergerak cepat merajut…

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengisi hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo, Subandi memilih turun langsung ke masyarakat.…