Sidoarjo (republikjatim.com) - Perbaikan jalan rabat beton yang ambles dan melingkap hanya ditambal sulam menggunakan aspal, Jumat (19/03/2021). Dalam perbaikan itu, petugas dibantu sejumlah petugas Dishub, Kecamatan Balongbendo serta jajaran Pemerintah Desa Kemangsen.
Namun, sayangnya petugas hanya menambal dengan aspal di depan bengkel mobil Cak Imam saja atau 50 meter pintu masuk pertigaan Kemangsen menuju Krian. Padahal, di sebelah timurnya berjarak sekitar 3 meter masih ada rabat beton yang ambles dan melingkap.
"Menambal cor beton yang ambles dan melingkap hanya diberi aspal yang dipadatkan pakai alat," ujar Herman salah satu warga setempat.
Herman mengakui jika musim hujan turun aspal bisa dipastikan akan merotol dan mengelupas. Apalagi, di bagian bawah rabat beton tidak ada pemadatan.
"Kalau di bawah cor rabat beton diberi tambahan aspal atau dicor tidak akan ambles dan melingkap lagi. Kalau ditambal sulam dengan aspal kendaraan yang lewat pasti mendal-mendal (jumping) dan rabat beton bergoyang," imbuhnya.
Pria 50 tahun ini menjelaskan di jalur itu kebanyakan kendaraan berat yang melintas. Mulai dum truk, tronton dan truk fuso. Karena jalan ini merupakan jalan alternatif kendaraan muatan yang datang dari arah Mojokerto atau sebaliknya yang tidak boleh melaju lurus ke arah Kota Krian atau persimpangan lima Krian.
"Tadi sudah saya peringatkan yang sebelahnya kenapa tidak ditambal sulam dengan aspal. Tapi dibiarkan. Mudah-mudahan tidak ada korban kecelakaan karena masih ada rabat beton yang melingkap dan ambles," ungkapnya.
Sementara dalam perbaikan jalan rusak ini menggunakan anggaran Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) disaksikan Plt Kecamatan Balongbendo, Achmad Farkan Jazuli. Farkhan mengaku rabat beton bagian timur tidak diperbaiki sekalian karena waktunya mepet.
"Karena sudah sore (kesoren) perbaikannya bertahap. Rencana besok kita teruskan lagi," tandasnya. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi