Salahi Aturan Bangunan, Tembok SDN Gempolsari Disorot PU Pengairan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CEK LOKASI - Kasi Trantib Tanggulangin, Edi Nur Cahya mengecek bangunan pagar didampingi Kepala SDN Gempolsari, Lilis Soerjani, Selasa (10/04/2018).
CEK LOKASI - Kasi Trantib Tanggulangin, Edi Nur Cahya mengecek bangunan pagar didampingi Kepala SDN Gempolsari, Lilis Soerjani, Selasa (10/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bangunan pagar batako setinggi 2,5 meter yang menggunakan dana BOS SDN Gempolsari, Kecamatan Taggulangin senilai Rp 14,7 juta berdiri di atas saluran tersier dipersoalkan. Pengerjaan pagar sekolah yang dilakukan kedua tukang bangunan ini, diduga tanpa menggunakan pondasi maupun slup penguat pagar.

Bangunan pagar itu menumpang pada saluran tersier. Selain diduga menyalahi aturan bestek, juga tanpa berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Koordinator UPTD Pengairan Porong, Suprapto mengatakan adanya bangunan pagar batako di lingkungan SDN Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin ini menyalahi aturan. Sebelumnya pihak sekolah melakukan pembangunan, seharusnya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintahan desa.

"Tidak ujuk-ujuk membuat pagar tembok setinggi itu dan tanpa pondasi. Kami sudah ke lokasi dan mendokumentasi untuk laporan ke atasan," terangnya kepada republikjatim.com, Selasa (10/04/2018).

Menurutnya, saluran tersier itu adalah bangunan dari Dinas PU Pengairan. Terkait saluran tersier yang berada di sawah adalah kewenangan desa setempat.

"Meski tanah hibah gogol atau sejenisnya yang dimiliki sekolahan. Seharusnya pembangunan pagar batako berjarak 30 sentimeter hingga 1 meter dari titik saluran air dan membuat pondasi sendiri. Bukan ditumpangkan di obyek saluran irigasi seperti sekarang ini," imbuhnya.

Menurut Suprapto, langkah-langkah berikutnya Dinas Pengairan bergantung pada pihak desa. Disebabkan sewaktu-waktu normalisasi saluran akan merasa kesulitan untuk pembuangan karena di sisi utara sudah di area sawah.

"Kebijakan serta kewenangan sepenuhnya ditangan pemerintah desa. Menyikapi persoalan pembongkaran pagar tembok bergantung desa karena saluran irigasi itu milik desa. Kami juga melaporkan kejadian ini ke Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo," tegasnya.

Sementara Kepala Desa Gemposari, Syahroni Alim menilai persoalan bangunan pagar tembok SDN yang numpang pada saluran irigasi, pihaknya selaku pemerintah desa bakal segera melakukan rapat dengan lembaga-lembaga yang ada di desa.

"Memang banguan itu tanpa pondasi dan tidak diberikan slup sebagai kekuatan tembok. Dikhawatirkan ambruk dan merusak bangunan saluran irigasi. Sebaliknya jika tembok itu benar-benar roboh, siapa harus bertanggung jawab," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, mulai melaksanakan Manasik Haji di Five Hotel Sidoarjo, Senin…

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menggelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (01/02/2026). Kegiatan ini, dalam…

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mendadak berkirim surat (somasi) untuk mengembalikan tiga berkas sertifikat tanah yang beralas hak…

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 diwarnai beragam kegiatan sosio-kultural yang sarat nilai…

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan A Yani, Sidoarjo, Minggu (01/02/2026). Ribuan warga…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…