Gus Wawan : Sebagus Apapun Inovasi dan Program Dinas di Sidoarjo Tanpa Publikasi Percuma

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi A DPRD Sidoarjo mendesak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo agar lebih giat dalam mempublikasikan setiap inovasi dan program kerjanya. Tanpa publikasi dan sosialisasi yang massif, Komisi A DPRD Sidoarjo semua inovasi dan program tidak bakal tersosialisasikan dengan baik untuk masyarakat Sidoarjo.

Apalagi, berkenaan dengan 8 program dan inovasi baru soal layanan kependudukan yang digagas Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo saat ini. Bagi dewan, peningkatan pelayanan pencatatan sipil yang diintegrasikan hingga tingkat desa, selama ini lemah. Bahkan Komisi A DPRD Sidoarjo menilai, Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo tidak pernah mempublikasi program pelayanan yang dimiliki itu.

"Mau sebagus apapun inovasi dinas maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui sejumlah programnya, tanpa publikasi maka masyarakat tak mengetahuinya. Bahkan peningkatan pelayanan tidak bisa optimal. Karena pola pemahaman masyarakat masih belum tuntas. Agar masyarakat Sidoarjo paham melalui publikasi itu," ujar Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan saat hearing bersama Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo, Kamis (04/03/2021).

Bagi politisi PKB yang akrab dipanggil Gus Wawan ini, selama ini inovasi yang dilakukan Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo sangat baik dan bagus. Mulai pengurusan pencatatan sipil secara kolektif di tingkat kecamatan hingga program pelayanan berbasis online yang dilimpahkan registrasinya ke Balai Desa. Selain itu, ada program jemput bola bagi lansia atau bagi masyarakat yang sakit.

"Tapi, semua itu menjadi problem dan banyak pengaduan, karena tak ada publikasinya. Ini pentingnya publikasi agar masyarakat memahami secara utuh semua inovasi dan program Pemkab Sidoarjo," tegasnya.

Bagi politisi senior PKB asal Sukodono ini, banyaknya pengaduan dan komplain dari masyarakat mengenai sistem pelayanan online yang sering bermasalah serta penumpukan berkas-berkas data yang tak kunjung selesai ini hingga antrean panjang di Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo karena kurangnya pemahaman masyarakat. Terutma berkaitan soal program yang sudah disediakan dinas atau OPD.

"Kalau kenyataannya banyak komplain, maka tugas dinas harus memahamkan masyarakat. Kalau masyarakat paham program yang dimiliki dinas, berbagai komplain dan keluhan sudah tidak ada. Karena semua potensi program pelayanan bisa dimanfaatkan secara optimal dan masyarakat merasakan manfaatnya," ungkapnya.

Sementara soal keluhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang dan tidak memadai di dinas, kata Gus Wawan hal itu merupakan permasalahan klasik. Sebab permasalahan ini tidak hanya terjadi di Dispendukcapil, melainkan hampir merata di setiap dinas di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

"Soal kekurangan SDM itu butuh kajian khusus agar diselesaikan Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo secara utuh. Masalah SDM ini tidak bisa diseleaikan secara parsial di satu dinas, tapi menyeluruh di semua dinas," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gandeng Kreator Digital, Pemkab Sidoarjo Siap Sulap Komunikasi Publik Jadi Lebih Modis dan Kilat

Gandeng Kreator Digital, Pemkab Sidoarjo Siap Sulap Komunikasi Publik Jadi Lebih Modis dan Kilat

Kamis, 25 Jun 2026 19:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tampaknya emoh ketinggalan zaman dalam urusan komunikasi publik. Sadar, era digital menuntut pergerakan yang…

Kasus Dugaan TKD Jadi Rumah Kos Elite, Sekdes Damarsi Kali Kedua Diperiksa Maraton Pidsus Kejari Sidoarjo

Kasus Dugaan TKD Jadi Rumah Kos Elite, Sekdes Damarsi Kali Kedua Diperiksa Maraton Pidsus Kejari Sidoarjo

Kamis, 25 Jun 2026 16:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo tampaknya terus bergerak maraton mendalami dugaan kasus…

Materi Gugatan Dinilai Kabur, Pelantikan Kades Terpilih Sidokepung Ariantono Tetap Digelar 29 Juni

Materi Gugatan Dinilai Kabur, Pelantikan Kades Terpilih Sidokepung Ariantono Tetap Digelar 29 Juni

Kamis, 25 Jun 2026 10:59 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 10:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sidang perdana gugatan sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo digelar di Pengadilan…

Kasus Impor Ponsel Bekas Ilegal, Kortas Tipikor Polri Sita Uang Ratusan Juta, Emas, Sertifikat dan 7 Kontainer Dokumen

Kasus Impor Ponsel Bekas Ilegal, Kortas Tipikor Polri Sita Uang Ratusan Juta, Emas, Sertifikat dan 7 Kontainer Dokumen

Kamis, 25 Jun 2026 09:33 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 09:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Mabes Polri berhasil menyita aset bernilai fantastis dari hasil…

Dari Musibah Jadi Berkah, Menko AHY dan Bupati Subandi Kawal Proyek Rp 122 Miliar Pembangunan Ponpes Al Khoziny

Dari Musibah Jadi Berkah, Menko AHY dan Bupati Subandi Kawal Proyek Rp 122 Miliar Pembangunan Ponpes Al Khoziny

Rabu, 24 Jun 2026 21:43 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 21:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman dan layak bagi para santri terus dikebut. Menteri…

Atasi TPT, HIPMI Sidoarjo Sodorkan Roadmap Ekonomi 2026 - 2030 ke Pemkab Diapresiasi Bupati Subandi

Atasi TPT, HIPMI Sidoarjo Sodorkan Roadmap Ekonomi 2026 - 2030 ke Pemkab Diapresiasi Bupati Subandi

Rabu, 24 Jun 2026 20:16 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sidoarjo resmi menyodorkan Roadmap Sinergi…