Pasutri Produsen Krupuk Tahu Berbahan Boraks di Wonoayu Diringkus Polresta Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BORAKS - Tim Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo mengamankan 3,9 ton krupuk dengan rincian 787 plastik kemasan 5 kg serta diperoleh barang bukti sekitar 1,4 ton bahan bleng (58 sak), Senin (01/03/2021).
BORAKS - Tim Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo mengamankan 3,9 ton krupuk dengan rincian 787 plastik kemasan 5 kg serta diperoleh barang bukti sekitar 1,4 ton bahan bleng (58 sak), Senin (01/03/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah pabrik krupuk tahu yang diduga bahannya menggunakan boraks (bleng) di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo digerebek Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Dalam penggerebekan itu, terdapat tempat memproduksi dan memasarkan krupuk tahu berbahan bleng (bahan kimia seperti boraks) yang digerebek Unit V Tipidek Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo.

Dalam penggerebekan UD Ridho Mashur milik SN dan ST ini, petugas mendapati tumpukan krupuk tahu Cap Gajah yang mengandung bahan bleng siap edar sejumlah 3,9 ton. Rinciannya 787 plastik kemasan 5 kilogram serta diperoleh barang bukti sekitar 1,4 ton bahan blengberjumlah 58 sak.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Wahyudin Latif mengatakan ungkap kasus krupuk tahu berbahan bleng ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 33 Tahun 2012 tentang bahan tambahan pangan.

"Di dalam Permenkes ini, untuk bahan tambahan pangan berupa bleng sejenis boraks sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bahan ini juga biasa digunakan sebagai bahan bangunan dan bahan las. Kalau digunakan untuk makanan, untuk jangka panjang dapat mengakibatkan kanker dan gangguan pada rongga tubuh lainnya," ujar Kompol Muhammad Wahyudin Latif kepada republikjatim.com, Senin (01/03/2021).

Wahyudin menjelaslan berdasarkan hasil pemeriksaan polisi kepada pasangan suami istri SN dan ST sudah memproduksikrupuk tahu ini sejak Tahun 2015 lalu. Keduanya memasarkan krupuk itu hingga ke Jakarta, Bali dan beberapa wilayah Kota/Kabupaten di Jawa Timur.

"Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), kamu nakal terus mengembangkan terkait kasus ini. Termasuk kalau masih didapati ada yang beredar di pasaran," ungkapnya.

Analis Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Rahmi membenarkan penggunaan bahan tambahan bleng (boraks) pada makanan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Karena dapat mengakibatkan penyakit kanker dan gangguan sakit lainnya.

"Kami terus-menerus mengedukasi dan mensosialisasikan kepada para produsen makanan maupun minuman agar jangan menggunakan bahan tambahan makanan yang tidak sesuai peraturan Kementrian Kesehatan RI," ungkapnya.

Sementara kedua tersangka bakal dijerat pasal 136 atau pasal 142 Undang-undang RI tentang Pangan dan pasal 62 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Pasangan suami istri SN dan ST terancaman hukuman 5 tahun penjara," tandas Wahyudin. Zak/Yan/Waw

Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Sang Mahaguru Para Raja Kiai Ageng Muhammad Besari dan Lahirnya Pesantren Tegalsari Ponorogo

Menelusuri Jejak Sang Mahaguru Para Raja Kiai Ageng Muhammad Besari dan Lahirnya Pesantren Tegalsari Ponorogo

Jumat, 09 Okt 2026 12:52 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 12:52 WIB

Ponorogo (republikjatim.com) - ​Hutan lebat di kaki Pegunungan Wilis yang dahulu sepi dan tak terjamah pernah menjadi saksi bisu tirakat seorang ulama besar. …

Frontage Road Waru Bebas Bangunan Liar, Satpol PP Sidoarjo Hancurkan Warung-Warung Bandel Kembalikan Fungsi Jalan

Frontage Road Waru Bebas Bangunan Liar, Satpol PP Sidoarjo Hancurkan Warung-Warung Bandel Kembalikan Fungsi Jalan

Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo terus bergerak cepat menata kawasan jalan protokol. Kali ini,…

Kejar Minus Progres Pekerjaan 9,9 Persen, Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 Miliar Dikebut 24 Jam Non-Stop

Kejar Minus Progres Pekerjaan 9,9 Persen, Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 Miliar Dikebut 24 Jam Non-Stop

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan Jembatan Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo dikerjakan secara maraton 24 jam penuh mulai Senin (05/10/2026).…

Siap Cetak Mekanik Handal, Pemkab Sidoarjo Beri Pelatihan Mesin Motor Injeksi Gratis dengan Akses Jaringan Kerja

Siap Cetak Mekanik Handal, Pemkab Sidoarjo Beri Pelatihan Mesin Motor Injeksi Gratis dengan Akses Jaringan Kerja

Selasa, 06 Okt 2026 09:45 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 09:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan …

Sinergi Kuat TNI dan Pemkab Sidoarjo di HUT ke 81, Dari Prestasi TMMD Hingga Dekat Rakyat Lewat Reog dan Baksos

Sinergi Kuat TNI dan Pemkab Sidoarjo di HUT ke 81, Dari Prestasi TMMD Hingga Dekat Rakyat Lewat Reog dan Baksos

Senin, 05 Okt 2026 18:11 WIB

Senin, 05 Okt 2026 18:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Peringatan HUT ke 81 TNI di Lapangan Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, berlangsung hangat dan meriah pada Senin (05/10/2026). …

Prestasi Muaythai Sidoarjo Terus Meroket, Rentetan Medali Jadi Modal Atlet Bertarung di Porprov 2027

Prestasi Muaythai Sidoarjo Terus Meroket, Rentetan Medali Jadi Modal Atlet Bertarung di Porprov 2027

Senin, 05 Okt 2026 11:01 WIB

Senin, 05 Okt 2026 11:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi cabang olahraga Muaythai Kabupaten Sidoarjo menunjukkan tren positif. Dalam kurun waktu sekitar sebulan terakhir,…