Warga Trompoasri Melarang Perangkat Desa Kelolah TKD

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DEMO - Puluhan warga Dusun Janganasem, Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon demo melarang perangkat desa mengolah TKD dengan menancapkan spanduk di sawah TKD yang dikelolah perangkat dan menggelar Istiqhotsa, Minggu (08/04/2018).
DEMO - Puluhan warga Dusun Janganasem, Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon demo melarang perangkat desa mengolah TKD dengan menancapkan spanduk di sawah TKD yang dikelolah perangkat dan menggelar Istiqhotsa, Minggu (08/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan warga Dusun Janganasem, Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon kembali menggelar demo. Kali ini mereka demo dengan berjalan kaki sambil berorasi bebas serta membawa patok, spanduk, dan poster bertuliskan larangan perangkat desa mengolah Tanah Kas Desa (TKD) atau tanah ganjaran. Tidak hanya itu, warga juga menancapkan spanduk ukuran 6 x 4 meter di sawah TKD itu, Minggu (08/04/2018).

Salah seorang koordinator aksi, Mukhamaludin mengatakan aksi protes yang kedua kali wujud protes dan rasa kekesalan warga. Alasannya, karena ulah oknum perangkat desa yang diduga pungli Prona Tahun 2013 -Tahun 2014 sampai saat ini belum ada tindak lanjut proses secara hukum.

"Padahal perangkat desa ini, benar-benar melakukan penarikan uang sebesar Rp 700.000 sampai Rp 5 juta," katanya.

Oleh karena itu, lanjut pria 52 tahun ini, pihaknya berharap kepada instansi terkait baik kepolsian maupun Pemkab Sidoarjo untuk segera menindak tegas aparatur desa yang diduga melakukan pungli Prona itu.

"Karena aturannya sudah jelas dari pemerintah pusat tidak boleh memungut biaya ke warga," imbuhnya.

Hal senada disampaikan perwakilan warga lainnya, Aril. Menurutnya, sebelumnya warga sudah melakukan aksi di depan Kantor Kecamatan Jabon pada Senin (02/04/2018) lalu. Namun saat itu ditemui jajaran Forkopimka Jabon termasuk Camat Jabon, Agus Sujoko. Akan tetapi tidak ada hasilnya dan perangkat desa yang bermasalah tetap melakukan aktivitas di desa.

"Intinya kami minta perangkat desa segera diproses secara hukum dan diberhentikan secara tidak hormat," ucapnya.

Menurut Aril, jika sertifikat massa itu dipungut biaya sebesar Rp 150.000 dikira normal dan masuk batas kewajaran. Alasannya, uang Rp 150.000 untuk membeli patok, materai dan kebutuhan lainnya. Hal ini sesuai aturan pemerintah.

"Sedangkan yang terjadi disini, pungutannya Rp 700.000 sampai Rp 5 juta. Kalau setelah aksi ini tetap tidak ada tanggapan, kami dengan warga yang akan ke Pemkab Sidoarjo," tandasnya.

Sementara terkait aksi demo warga ini, Camat Jabon, Agus Sujoko saat dikonfirmasi melalui ponselnya tidak aktif dan saat dikirimi pesan singkat SMS maupun Watshap (WA) tidak ada jawaban. K1/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, mulai melaksanakan Manasik Haji di Five Hotel Sidoarjo, Senin…

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menggelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (01/02/2026). Kegiatan ini, dalam…

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mendadak berkirim surat (somasi) untuk mengembalikan tiga berkas sertifikat tanah yang beralas hak…

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 diwarnai beragam kegiatan sosio-kultural yang sarat nilai…

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan A Yani, Sidoarjo, Minggu (01/02/2026). Ribuan warga…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…