Perubahan Jam Belajar Saat Pandemi Covid-19, Tuntut Guru Lebih Inovatif dan Komunikatif dengan Siswa

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIDAK - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono sidak pembelajaran daring ke SMPN 2 Sidoarjo didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala SMPN 2 Sidoarjo untuk memastikan sistem belajar daring, Jumat (22/01/2021).
SIDAK - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono sidak pembelajaran daring ke SMPN 2 Sidoarjo didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala SMPN 2 Sidoarjo untuk memastikan sistem belajar daring, Jumat (22/01/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hasil sidak Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono bersama Kepala Dinas Pendidikan (Dindik), Asrofi ke SDN Pucang 2 dan SMPN 2 Sidoarjo harus ada perubahan sistemik dalam proses belajar mengajar di masa pandemi covid-19. Hudiyono menemukan ada standar kurikulum belajar tatap muka mata pelajaran bahasa yang banyak terpangkas dari 6 jam sesuai kurikulum dalam satu Minggu. Yakni terpangkas menjadi 1,5 jam pertemuan daring dalam seminggu.

Selain itu, kuantitas yang ikut daring ditemukan banyak siswa yang tidak ikut. Dari jumlah 40 siswa yang ikut belajar daring hanya 20 siswa. Hanya 50 persen yang ikut daring.

"Dari pengurangan jam mengajar ini, kualitas dan kuantitas siswa yang ikut belajar daring. Ternyata yang ikut saya cek sendiri hanya 50 persen. Dari total 40 siswa yang ikut daring 20 anak. Kualitas komunikasi antara guru dengan siswa menjadi evaluasi. Karena dalam satu Minggu hanya 1,5 jam belajarnya," ujar Hudiyono, Jumat (22/01/2021).

Temuan lain yang dihadapi para siswa, kata Cak Hud panggilan akrab Hudiyono adalah kualitas jaringan internet. Jika jaringan internet di sekolah yang dipakai guru mengajar daring internetnya lancar. Hal ini berbeda dengan yang dialami siswa. Banyak siswa yang mengeluhkan lemahnya jaringan internet di rumahnya atau hand phone yang dipakai.

"Saya melihat persiapan di sekolah SMPN 2 Sidoarjo sudah cukup baik. Karena salah satu sekolah favorite. Sekolah ini punya fasilitas tablet (tab) yang bisa dipinjam siswa yang terkendala tidak punya hand phone dan tidak punya akses internet. Karena tablet atau tabnya sudah dilengkapi paketan internet," imbuhnya.

Siswa sebenarnya sudah mendapat bantuan paket internet dari pemerintah satu bulan 35 MB. Jumlah ini masih kurang karena dalam sekali daring menggunakan zoom meeting sekali pertemuan minimal 1,5 jam menghabiskan lebih dari 1 GB.

"Rata-rata orang tua siswa mengeluarkan dana sendiri untuk beli paketan minimal 50.000 dalam satu bulan," tegasnya.

Kedatangan Hudiyono ke SDN Pucang 2 dan SMPN 2 ini untuk memastikan, harus ada perubahan sistemik. Perubahan sistemik itu bukan perubahan di akademiknya saja. Melainkan di administrasinya juga harus ada perubahan.

"Percuma kalau perubahan di akademis berubah. Karena di dalam kelas itu yang berinteraksi hanya guru dan siswa saja. Kalau belajar lewat virtual yang berinteraksi banyak, kurikulum, jaringan dan terus metodologi untuk pembelajaran IT. Kemudian orang tuanya harus mendampingi kemudian siswa itu sendiri," jelasnya.

Karena itu, Hudiyono menyarankan dengan sistem virtual sekolah harus memperbanyak belanja pos untuk jaringan. Kalau subsidi kuota internet untuk siswa stagnan seperti sekarang ini tidak sampai terganggu.

"Kami minta agar sekolah bisa memanfaatkan tab atau komputer yang tidak terpakai di sekolah bisa dipinjamkan ke siswa. Syaratnya harus dijaga, dirawat dan tanggung jawab terjadi kerusakan. Karena ini aset milik negara," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - KB TK Al Muslim menggelar perayaan bertema Bangga Sidoarjo yang diikuti sekitar 170 siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan…

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Jadinya yang ke-167. Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ini, sebagai tonggak…