Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo merilis hasil kinerja selama setahun. Hasilnya, diantaranya BPS Kabupaten Sidoarjo menyelesaikan data statistik ketenagakerjaan dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Bahkan perkembangan indeks harga konsumen (inflasi) Sidoarjo serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga luasan lahan panen dan produksi padi Sidoarjo serta data Statistik Kemiskinan.
Untuk data Ketenagakerjaan Tahun 2020, BPS Sidoarjo menjabarkan penduduk usia kerja mencapai 1,7 juta. Sedangkan angkatan kerja 1,1 juta dengan tingkat penganguran 131.000 orang.
"Berdasarkan data terbarunya, tingkat pengangguran terbuka di Sidoarjo mencapai 10,9 persen. Jumlah itu, tertinggi di Jawa Timur," ujar Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo, Indriya Purwaningsih usai acara Seminar Kependudukan di Aston Hotel KNV, Sidoarjo (23/12/2020).
Selain itu, Indriya mengungkapkan struktur perekonomian Sidoarjo pada Tahun 2019. Distribusi PDRB menurut lapangan usaha didominasi industri pengolahan 47,8 persen. Perdagangan dan reparasi mencapai 16,3 persen.
"Sidoarjo memang merupakan sentra industri sehingga hampir 50 persen struktur ekonominya di dominasi sektor industri," tegasnya.
Sementara garis kemiskinan di Sidoarjo per kapita dalam sebulan Rp 486.421 dengan jumlah penduduk miskin Kota Delta 127.000 jiwa.
"Untuk produksi dan konsumsi beras Sidoarjo selama Tahun 2020 mengalami difisit 114 ton dari konsumsi beras 243 ton," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi