Sidoarjo (republikjatim com) - Sebuah truk derek beropol S 8499 UW yang dikemudikan Junaidi (38) warga asal JL Barat Sawah, Somor Kuneng, Kecamatan Kuwanyar, Bangkalan yang mengangkut truk fuso bernopol W 9814 NL yang melaju dari utara (Tanggulangin) menuju selatan (Porong), Kamis (17/12/2020). Diduga, rantai terputus dari truk derek hingga truk fuso terlepas menghantam mobil Isuzu Phanter Turbo LV 2.5 bernopol B 1538 TFG yang dikemudikan Riyanto (40) warga Dusun Kulo Embong, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukerejo, Pasuruan dari samping kiri.
Tak hanya itu, pedagang roti keliling Suwiji (51) warga Dusun Sengon, Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro, Mojokerto juga turut menjadi korban. Selain itu, toko berjualan jamu milik Wahyudin Zuhri (49) warga Dusun Mancanmati, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan bodi mobil diperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp 10 juta.
Saksi Suwiji pedagang roti mengaku tidak tahu persis awal mula kecelakaan itu. Saat menggayu sepeda pancal, dirinya tiba-tiba truk terlepas dari truk derek dan menabrak mobil Phanter itu.
"Kemudian menabrak rombong yang berada di belakang. Beruntug saya tidak apa-apa, hanya luka lecet di bagian lengan kanan," ujarnya kepada republikjatim.com, Kamis (17/12/2020).
Sementara Kanit Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono menegaskan ketiga kendaran yang terlibat laka lantas di JL Raya Porong, sama-sama melaju dari utara (Tanggulangin) menuju selatan (Porong). Kecelakaan terjadi itu diduga rantai derek putus, hingga truk terlepas dan menabrak mobil Isuzu Phanter yang berada disamping kiri jalan raya itu.
"Ketiga unit kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Polsek Porong sebagai barang bukti. Sedangkan sopir maupun lainnya masih dimintai keterangan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut," tegasnya.
Untuk proses evakuasi kendaaraan dan mengatisipasi kemacetan arus lalu lintas di JL Raya Porong pihaknya melibatkan kendaraan lain untuk mengevakuasi agar arus kendaraan dapat normal kembali.
"Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Hanya ada kerugian materiel Rp 10 juta," pungkasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi