Tambah RTH, BHS - Taufiq Targetkan Fasum dan Fasos Perumahan Bisa Dikelola Warga

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HIDROPONIK - Paslon Bupati dan Wakil Bupati, BHS - Taufiq melihat tanaman sayur hidroponik di Perumahan Graha Pesona, Desa Modong, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo yang mampu menghasilkan sayuran sehat, Rabu (28/10/2020) sore.
HIDROPONIK - Paslon Bupati dan Wakil Bupati, BHS - Taufiq melihat tanaman sayur hidroponik di Perumahan Graha Pesona, Desa Modong, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo yang mampu menghasilkan sayuran sehat, Rabu (28/10/2020) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perhatian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar terhadap lingkungan yang asri dan nyaman cukup serius. Paslon nomor urut 1 yang diusung 5 partai ini, berencana bakal menertibkan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) yang ada di perumahan di Sidoarjo.

Hal ini agar Fasum dan Fasos itu, bisa dibangun dan dikelolah warga sekitar untuk kelestarian lingkungan. Salah satunya dijadikan lahan tanaman hidroponik. Hal ini bakal menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) privat (pribadi) di Sidoarjo.

"Saya mengapresiasi tanaman sayur hidroponik di Fasum perumahan ini. Padahal ini di tingkat RT. Tentu program penghijauan tanaman hidroponik ini bakal menanbah RTH private di Sidoarjo. Nanti akan digalakkan saat BHS - Taufiq menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Kami harap RTH di Sidoarjo lebih dari 30 persen karena masuk wilayah industri. Jangan seperti sekarang baru 8 persen RTH dari jumlah luasan lahan di Sidoarjo," ujar Cabup BHS kepada republikjatim.com, Rabu (28/10/2020) petang saat berkunjung ke Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Pesona Hijau, Perumahan Graha Pesona, Desa Modong, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

Selain itu, kata BHS yang juga mantan anggota DPR RI ini, pihaknya semakin mengapresiasi saat tanaman yang ditanam di lahan hidroponik itu adalah tanaman sayur-sayuran yang mengandung banyak gizi. Dengan begitu BHS meyakini di lingkungan sekitar itu, tidak bakal banyak generasi stuntingnya.

"Kami yakin masyarakat sekitar sini tak ada genetasi stuntingnya. Karena makanan dan lingkungannya penuh gizi. Kita semua harus mengentaskan generasi stunting di Sidoarjo," imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya ini, semua Fasum dan Fasos di perumahan wajib memenuhi syarat 30 persen dari lahan perumahan. Bahkan jika Fasum dan Fasos itu sesusia masanya harus dikembalikan ke Pemkab Sidoarjo dan masyarakat. Hal ini agar pembangunan Fasum dan Fasosnya dapat dikembangkan lantaran selama ini yang tak diserahkan pengembang cenderung mangkrak.

"Sekaligus agar fasum dm fasos itu bisa dibiayai Pemkab Sidoarjo perbaikan dan pengembangannya. Agar semua warga perumahan bisa berinovasi untuk pengembangan fasum dan fasos. Makanya, pengembang akan kami dorong mempercepat penyerahan fasum dan fasosnya. Karena kalau tak diserahkan ke Pemkab Sidoarjo maka pemerintah dan rakyat tak bisa berbuat apa-apa dan cenderung menjadi mangkrak," tegasnya.

Sementara Ketua RT 02 RW 05, Perum Graha Pesona, Desa Modong, Agus menegaskan jika penanaman sayuran hidroponik itu, sudah dirintisnya bersama KRPL Pesona Hijau sejak 2 tahun lalu dengan cara sederhana. Kemudian keuntungan penjualan sayuran akan digunakan menambah pot hidroponik hingga menjadi agar besar seperti sekarang ini. Akan tetapi, dirinya dan warga RT butuh support dan dorongan pemerintah Sidoarjo.

"Kami sangat senang kalau kegiatan bagus membuat lingkungan hijau dan demi kesehatan harus didukung. Karena selama ini, Dinas Pertanian belum melihat atau pun memberikan bantuan. Kami belajar di internet dan youtube. Kami sangat ingin maju, kami butuh bimbingan modal, pemasaran dan pembinaan. Karena sayuran hidroponik juga bisa dikonsumsi warga sekitar. Harganya agak mahal karena proses organiknya dijamin kebersihan dan kesehatannya," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…