BHS - Taufiq Ajak Pemkab Bantu Pasarkan Produk-Produk UMKM Sidoarjo Secara Offline dan Online

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIALOG - Cabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) berdialog dengan perajin tas dan dompet, Ny Tutik di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo untuk menampung keluhan UMKM yang dirintis selama bertahun-tahun itu, Rabu (28/10/2020).
DIALOG - Cabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) berdialog dengan perajin tas dan dompet, Ny Tutik di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo untuk menampung keluhan UMKM yang dirintis selama bertahun-tahun itu, Rabu (28/10/2020).

i

Sidoarjo (repubikjatim.com) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS - Taufiq) mengajak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo ikut memasarkan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sidoarjo. Ajakan membantu pemasaran melalui offline dan online itu, lantaran pemerintah memiliki kewajiban pembinaan bagi sekitar 248.000 UMKM di Sidoarjo agar bisa berkembang dan maju.

"Pemkab harus membantu pemasaran produk-produk UMKM baik secara online maupun offline. Misalnya seluruh produk UMKM didisplay di lapak online milik Pemkab. Apalagi, Sidoarjo dikelilingi 4 kabupaten/kota yang luar biasa potensi ekonominya mulai Surabaya, Gresik, Mojokerto dan Pasuruan. Kita dorong mereka jadi pengguna produk UMKM Sidoarjo, termasuk warga Sidoarjo dan 14.000 Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemkab Sidoarjo," ujar Cabup BHS saat mengunjungi industri tas dan dompet di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Rabu (28/10/2020).

BHS yang juga mantan anggota DPR RI ini mencontohkan kerajinan tas milik Ny Tutik dan dompet milik Ny Nanik. Keduanya harus dibantu pemasarannya dan didampingi petugas Disperindag Pemkab Sidoarjo. Karena kedua usaha rumahan itu, sudah memberikan satu pertumbuhan ekonomi dari sektor UMKM. Selain itu, juga mampu menyediakan serapan tenaga kerja 30 orang lebih. Apalagi yang dipekerjakan adalah ibu-ibu janda dan sejumlah pelajar untuk beli pulsa sebagai sarana belajar daring sejak pandemi Covid-19.

"Termasuk kesulitan permodalan harus dibantu. Kalau saya diamanahi memimpin Sidoarjo, maka masalah bantuan permodalan untuk UMKM akan saya kawal. Apalagi, Pak Jokowi sudah menggelontorkan Rp 190 triliun batuan modal melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Begitu juga soal berbagai jenis perizinan, BHS yang juga alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya ini bakal mempermudah semua jenis perizinan bagi UMKM. Pihaknya juga bakal membantu manajemen pengemasan (packaging) produk agar lebih menarik dan bisa menaikkan harja jual.

"Makanya Pemkab Sidoarjo harus bisa mendampingi pemasaran produk UMKM baik online maupun offline. Bahkan saya bakal membuat sentra market agar UMKM bisa menitipkan produknya. Nanti, semua UMKM yang produknya berkualitas baik dan harganya murah akan dipajang mulai di rest areal tol Sidoarjo yang dilalui 10 juta kendaraan per tahun, Terminal Bungurasih yang dimanfaatkan sekitar 20 juta penumpang dan Bandara Juanda yang dimanfaatkan 12 juta penumpang. Display produk itu bakal dikelolah koperasi," tegasnya.

Sedangkan untuk pendampingan berbagai jenis perizinan UMKM, bakal menyiapkan ASN terbaik agar belajar perizinan ke BPOM, BSN, Depkes RI hingga belajar sertifikasi halal. Hal ini agar bisa menerbitkan perizinan lokal (internal) sambil menunggu mempersiapkan persyaratan menuju perizinan berskala nasional. UMKM harus diperhatikan karena menjadi tulang punggung ekonomi nasional 76 persen dan 33 persennya industri. Di Sidoarjo menyumbang 63 persen dan sisanya 37 persen dari pabrikan.

"UMKM juga menyumbang ekonomi saat resesi ekonomi. UMKM menyerap tenaga kerja 97 secara nasional dan Sidoarjo sekitar 93 persen. Sisanya 7 persen pabrikan. Kami berharap UMKM tidak dihambat usaha dan perizinannya, jangan dipersulit dan dicari-cari kesalahannya. Jangan sampai mereka dipersulit karena pasti akan saya bantu," jelasnya.

Sementara pemilik usaha tas, Ny Tutik mengaku usahanya sudah dirintis 15 tahun terakhir. Pemasarannya bukan hanya di Sidoarjo dan Surabaya, akan tetapi sudah menembus pasar Solo dan Kudus (Jateng). Tapi, saat ini hanya melayani pasar Sidoarjo dan Tanggulangin.

"Hambatan dulu bisa jualan sendiri, sekarang saya yang produksi yang menjual orang lain. Kalau pemasaran dibantu pemerintah, seperti program Pak BHS kami sangat terbantu sekali. Kalau bisa jualan sendiri, maka saya bisa memberdayakan warga sekitar," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…