BHS-Taufiq Penuhi Panggilan Bawaslu Sidoarjo, Dua Paslon Lain Juga Bakal Dipanggil

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KLARIFIKASI - Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, BHS-Taufiq didampingi Kordiv Penanganan Pelanggaran (PP) Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha menyampaikan klarifikasi video viral dangdutan usai diperiksa selama 2 jam lebih, Rabu (14/10/2020).
KLARIFIKASI - Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, BHS-Taufiq didampingi Kordiv Penanganan Pelanggaran (PP) Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha menyampaikan klarifikasi video viral dangdutan usai diperiksa selama 2 jam lebih, Rabu (14/10/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo, Rabu (14/10/2020). Pemanggilan itu, terkait video viral dangdutan di dua lokasi yang berbeda yang ramai diperbincangkan masyarakat.

Kendati demikian, Bawaslu Sidoarjo tidak hanya akan memanggil Paslon nomor urut 1 itu saja. Akan tetapi, juga bakal memanggil dua Paslon lainnya dalam waktu yang berbeda.

"Hari ini yang memenuhi panggilan memang Paslon nomor urut 1. Tapi, Bawaslu juga bakal memanggil dua Paslon lainnya. Tapi masih menunggu jadwal dan waktu yang tepat," ujar Kordiv Penanganan Pelanggaran (PP) Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha kepada republikjatim.com, Rabu (14/10/2020) sore usai pemeriksaan BHS - Taufiq.

Ditanya soal detail perkara untuk 2 Paslon lainnya, Agung belum bisa merinci detail perkaranya. Alasannya, lantaran masih menyiapkan jadwalnya.

"Ditunggu saja, semua Paslon pasti akan dipanggil. Pemanggilan sesuai dengan nomor urutnya," imbuhnya.

Agung mengungkapkan jika dalam vidoe viral Paslon Nomor Urut 1 itu, ada dua lokasi yang berbeda. Yakni di Pasar Selasa Malam Karangpuri, Kecamatan Wonoayu kejadiannya 6 Oktober 2020. Saat itu, BHS bertemu pengamen membawa sound system kecil dan meminta untuk berjoget. Lokasi kedua adalah di Garasi Bus Pratama, Becirongengor, Wonoayu yang terjadi 8 Oktober 2020. Kegiatannya adalah pengambilan video klip untuk Jinggle Paslon BHS - Taufiq.

"Di Garasi Bus Pratama itu menerapkan protokol kesehatan. Di dalam hanya ada kru OM Monata dan tim shoting saja," tegasnya.

Kendati demikian, kata Agung pihaknya bakal mengkaji semua perkara itu. Kemudian baru diputuskan bersama komisioner Bawaslu lainnya. Apalagi, dalam pemeriksaan lebih dari 2 jam itu ada sekitar 20 lebih pertanyaan yang harus dijawab Paslon yang diusung 5 partai ini.

"Di Garasi Bus itu bukan kampanye. Tapi pembuatan jingle sebagai bahan kampanye. Soal izin kami luruskan di kedua lokasi itu sudah ada pemberitahuannya seusai PP dan PKPU. Jadi bukan izin. Di kedua lokasi sudah ada pemberitahuan," jelasnya.

Sementara Cabup BHS mengaku hanya kasihan terhadap pengamen pria tua itu. Karena diminta joget maka dirinya menurutinya. Soal adanya perempuan yang joget adalah penjual bedak yang sebelumnya sempat diberi masker BHS.

"Saya hanya kasihan karena disituasi seperti ini, pengamen tua itu mau memberikan hiburan secara gratis," ungkapnya.

Sedangkan soal video klip jingle di garasi bus hanya 1 jingle ditambah sholawatan. Di lokasi juga tak ada penontonnya.

"Saya mau karena OM Monata asli Sidoarjo sudah 6 bulan tak menjalankan usahanya. Saya hanya mau menghidupkan budaya dan kesenian itu saja agar tidak redup saat pandemi. Kami tetap menjalankan protoko kesehatan karena pengambilan klip itu terbatas kru saja tidak ada penontonnya," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan gugatan warga Perumahan Mutiara Regency melawan Bupati Sidoarjo di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)…

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terus digulirkan di Kabupaten Sidoarjo. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK…

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam melakukan digitalisasi tata kelola keuangan daerah. Langkah…

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Estafet kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo di bawah komando H Rizza Ali Faizin, M PdI langsung bergerak cepat merajut…

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengisi hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo, Subandi memilih turun langsung ke masyarakat.…