Sidoarjo (republiljatim.com) - Dampak pandemi Covid-19 sangat terasa bagi ekonomi masyarakat pedesaan. Bahkan hampir semua merasakan imbasnya. Akibatnya, banyak orang yang berlomba-lomba mengaku kurang mampu. Terutama saat pemerintah menggelontorkan berbagai jenis bantuan sosial baik dari APBN maupun APBD.
Kendati demikian, masih ada warga memegang teguh prinsip hidup. Yakni tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.
Dia adalah Dimas Huri Anggotanesya (35) warga RT 02, RW 01 Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Saat semua orang berharap bisa menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) justru bapak 3 anak ini menolaknya. Karena dia merasa masih mampu dan bisa berjualan buah keliling.
Selain itu, Dimas punya alasan soal penolakan ini. Dia merasa tidak pantas mendapatkan bantuan itu. Hal itu bukan berarti tidak menghormati kerja keras perangkat desa yang memasukkan namanya sebagai penerima bantuan.
Dimas mengakui jika jualan buah kelilingnya ikut terdampak pandemi Covid-19. Akan tetapi, dia masih bisa berdagang setiap hari. Apalagi di saat bulan puasa seperti ini. Dagangannya tetap banyak pesanan meski tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah buah saya masih laku. Masih punya penghasilan. Cukup buat makan sehari-hari," kata bapak tiga anak ini kepada republikjatim.com, Jumat (22/05/2020).
Pihak desa langsung merespon keputusan Dimas itu. Petugas langsung membuatkan surat pengunduran diri bagi Dimas untuk tidak menerima BLT DD itu. Perangkat Desa Bendotretek datang mengantarkan surat pernyataan itu.
"Dari desa ada yang datang ke rumah membawa surat pengunduran diri itu," ungkapnya.
Kepala Desa Bendotretek Anang Darmawan menjelaskan di desanya keluarga penerima manfaat BLT DD ada 65 Kepala Keluarga (KK). Dua KK diakuinya ada yang menolak menerima BLT DD itu.
"Salah satunya Dimas itu. Makanya, Pemdes membuat berita acara tentang penolakan warga ini termasuk Dimas dengan ditandatangani dan bermaterai. Kami tidak menyangka masih ada warga yang menolak pemberian BLT DD ini. Padahal ini hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Dia terdaftar dan berhak menerima bantuan dari pusat itu," tegasnya.
Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Dodyk Arif Suwandono memaparkan dua KK yang menolak BLT DD sudah dibuatkan berita acara penolakan. Namun, pihaknya tidak langsung mengantikan dua KK yang menolak dialihkan ke warga lainnya secara langsung.
"Karena harus melalui Musdesus yang kedua. Sedangkan dua KK termasuk Dimas akan diganti dengan menyisir yang belum terdaftar di Data Terpadu Kementeriaan Sosial (DTKS). Kalau tidak ada cukup 63 KK yang menerima BLT DD tahap kedua," pungkasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Selasa, 27 Okt 2026 20:25 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 20:25 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus bergerak masif dalam memperkuat benteng pengawasan internal pemerintahan. Tidak…
Selasa, 27 Okt 2026 19:37 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 19:37 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Aliran Sungai Afvour Wilayut di Jalan Raya Luwung, Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, tak lama lagi bakal punya wajah baru.…
Selasa, 27 Okt 2026 18:32 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 18:32 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ceria dan penuh antusias tampak di ruang - ruang kelas SMP Al Muslim Sidoarjo. Sekolah ini, baru saja sukses menggelar…
Selasa, 27 Okt 2026 15:43 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 15:43 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus membuktikan komitmennya dalam mengentaskan permukiman tidak layak huni melalui…
Selasa, 27 Okt 2026 10:30 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 10:30 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya nyata untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Wakil…
Selasa, 27 Okt 2026 09:29 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 09:29 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Persoalan banjir berulang yang kerap melumpuhkan ruas Jalan Raya Candi hingga merendam pemukiman warga mendapat sorotan tajam…
Selasa, 27 Okt 2026 09:05 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 09:05 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tancap gas mempercepat penanganan kawasan rawan banjir.…
Senin, 26 Okt 2026 22:34 WIB
Senin, 26 Okt 2026 22:34 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana haru menyelimuti kediaman Sulastri, warga Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, Senin (26/10/2026). Sambil terisak…
Senin, 26 Okt 2026 20:24 WIB
Senin, 26 Okt 2026 20:24 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Polresta Sidoarjo resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026 di Mapolresta Sidoarjo, Senin (26/10/2026).…
Senin, 26 Okt 2026 19:39 WIB
Senin, 26 Okt 2026 19:39 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada proyek pembangunan peningkatan Gedung…
Senin, 26 Okt 2026 17:11 WIB
Senin, 26 Okt 2026 17:11 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengambil langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah di tengah tantangan…
Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…
Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …
Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…