Bersertifikat SNI, Bambang Haryo Minta Pasar Sukodono Dikelolah Profesional

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KUNJUNGAN - Mantan anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mengunjungi Pasar Sukodono untuk berdialog dengan para pedagang soal pelayanan harga 11 kebutuhan pokok, Kamis (21/11/2019).
KUNJUNGAN - Mantan anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mengunjungi Pasar Sukodono untuk berdialog dengan para pedagang soal pelayanan harga 11 kebutuhan pokok, Kamis (21/11/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mantan anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mengunjungi Pasar Sukodono, Sidoarjo, Kamis (21/11/2019). Dalam kunjungan bersama timnya itu, Bambang Haryo meminta Pasar Sukodono dikelolah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Ini menyusul, pasar yang direhab dengan anggaran Rp 5,6 miliar Tahun 2016 lalu ini, sudah mengantongi sertifikat SNI.

"Kami berharap di pasar ini, pedagang merasa nyaman dan konsumen bisa merasa puas belanja di pasar tradisional. Di pasar ada 2 kepentingan yang harus dijamin. Yakni kepuasan pedagang dan konsumen. Ini harus diakomodir agar masyarakat mau memanfaatkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan pokoknya," katanya.

Selain itu, Bambang Haryo meminta agar kebersihan Pasar Sukodono tetap dijaga. Apalagi, selama ini ada 6 orang petugas kebersihan dan lantainya sudah dikeramik untuk kenyamanan 508 pedagang yang berjualan di pasar itu.

"Kalau pasar bersih, bukan hanya pembeli kelas menengah ke bawah yang bakal belanja ke pasar ini. Tapi konsumen kelas menengah ke atas juga mau belanja ke pasar tradisional ini," paparnya.

Selama ini, kata Bambang karena Pasar Sukodono berstandar SNI, maka tersedia 32 unit Apar. Hal itu sebagai antisipasi kebakaran. Namun demikian, pihaknya meminta agar Apar itu ditempatkan ke sejumlah lokasi strategis dan tidak dikumpulkan di satu tempat.

"Kalau bisa semua pedagang bisa menggunakan tabung apar itu kalau terjadi kebakaran," tegasnya.

Bahkan puskesmas di Pasar Sukodono diharapkan bisa bekerja maksimal 8 jam. Yakni sesuai jam kerja. Apalagi, di Puskesmas Pasar Sukodono juga dilengkapi obat-obatan.

"Secara umum sudah lebih baik pasar ini dari sebelumnya. Tapi tetap harus dijaga kebersihan maupun pelayanan lainnya," pintahnya.

Selain itu, politisi Gerindra yang bakal maju dalam Pilbup Sidoarjo ini berharap harga 11 kebutuhan pokok terjangkau dan tidak lebih mahal dari harga di pasar tradisional Gresik, Mojokerto, Pasuruan maupun Surabaya. Apalagi nilai UMK Sidoarjo lebih rendah dari Surabaya dan Gresik.

"Harga pangan tidak boleh lebih tinggi (mahal). Karena kebutuhan pokok harus terpenuhi, dicukupi dan kualitasnya bagus. Misalnya harga telur di Pasar Wonokromo Surabaya Rp 21.000 per kilogram di pasar ini mala harganya Rp 24.000 per kilogram. Selisih Rp 3.000 sangat besar bagi masyarakat kecil. Bila perlu ada update data harga pokok di depan pasar," paparnya.

Sementara Kepala Unit Pasar Sukodono, Maliki mengaku siap menjaga kebersihan pasar. Pihaknya sudah menyiapkan 6 petugas kebersihan setiap hari. Menurutnya dari 508 los dan kios ada 21 unit yang kosong.

"Soal update harga online sudah kami siapkan termasuk alat timbang yang sudah ditera," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

HUT Ke 48 Delta Tirta Sidoarjo, Bupati Subandi Beri 'PR' Besar Terkait Kebocoran Air dan Perluasan Cakupan Layanan

HUT Ke 48 Delta Tirta Sidoarjo, Bupati Subandi Beri 'PR' Besar Terkait Kebocoran Air dan Perluasan Cakupan Layanan

Senin, 06 Jul 2026 20:59 WIB

Senin, 06 Jul 2026 20:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 Perumda Delta Tirta Sidoarjo menjadi ajang evaluasi total bagi perusahaan air minum milik…

Laman Web Mendadak Trouble, Niat Sistemik di Balik Raibnya Data Jalur Domisili

Laman Web Mendadak Trouble, Niat Sistemik di Balik Raibnya Data Jalur Domisili

Senin, 06 Jul 2026 19:54 WIB

Senin, 06 Jul 2026 19:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri di Kabupaten Sidoarjo Tahun Ajaran 2026/2027 kini berada di titik…

Pemilik Warkop Nyanyi Sewa ke Kades Jemirahan Inspektorat dan Dewan Desak Beri Sanksi Tegas

Pemilik Warkop Nyanyi Sewa ke Kades Jemirahan Inspektorat dan Dewan Desak Beri Sanksi Tegas

Senin, 06 Jul 2026 18:27 WIB

Senin, 06 Jul 2026 18:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Gelombang panas pasca razia tempat hiburan malam di kawasan eks Tol HK Jabon terus menggelinding. Dugaan keterlibatan Kepala …

Didorong Tokoh Agama dan Tiga Kades, Komisi A DPRD Sidoarjo Desak Tutup Warung Remang-Remang dan Karaoke di Tol HK Jabon

Didorong Tokoh Agama dan Tiga Kades, Komisi A DPRD Sidoarjo Desak Tutup Warung Remang-Remang dan Karaoke di Tol HK Jabon

Senin, 06 Jul 2026 17:11 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Gelombang penolakan terhadap keberadaan warung remang-remang dan tempat karaoke ilegal di kawasan bekas konstruksi Tol HK, …

Tuntut Dukun Predator Anak yang Disidik PPPA Polresta Diringkus, Massa Aliansi Demo Polresta dan DPRD Sidoarjo

Tuntut Dukun Predator Anak yang Disidik PPPA Polresta Diringkus, Massa Aliansi Demo Polresta dan DPRD Sidoarjo

Senin, 06 Jul 2026 13:10 WIB

Senin, 06 Jul 2026 13:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Sidoarjo Anti Predator Seks menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran, Senin…

Sidoarjo Darurat Narkoba, Bupati Subandi Tabuh Genderang Perang, Wonoayu Jadi Sorotan Masuk Zona Merah

Sidoarjo Darurat Narkoba, Bupati Subandi Tabuh Genderang Perang, Wonoayu Jadi Sorotan Masuk Zona Merah

Minggu, 05 Jul 2026 17:31 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 17:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengeluarkan seruan keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak tinggal diam menghadapi ancaman…