200 Pengawas Kopwan Digembleng Manajemen Perkoperasian Modern

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIKLAT - Sebanyak 200 pengawas Koperasi Wanita (Kopwan) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (04/09/2019).
DIKLAT - Sebanyak 200 pengawas Koperasi Wanita (Kopwan) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (04/09/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 200 pengawas Koperasi Wanita (Kopwan) yang tersebar di desa/kelurahan di Sidoarjo mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian, Rabu (04/09/2019). Kegiatan yang digelar TP-PKK Sidoarjo ini diselenggarakan di Pendopo Delta Wibawa.

Dalam diklat ini menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama Malang, Irfan Fatoni, Koordinator Klinik Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Ismail serta dari Klinik Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Tutik Handayani.

Wakil Ketua I TP PKK Sidoarjo, Ida Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan pengawas Kopwan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Baginya semakin maju dan berkembangnya koperasi harus diiringi semakin banyak permasalahan yang dihadapi. Baik permasalahan internal maupun eksternal harus dihadapi pengelola koperasi. Salah satunya oleh pengawas koperasi.

"Pengawas koperasi memiliki peran sangat penting dalam mencegah permasalahan di dalam organisasi. Dengan adanya perkembangan kemajuan koperasi sangat dibutuhkan adanya pengawas yang memiliki kemampuan lebih luas dibidang pengawasan," katanya.

Selain itu, istri Wakil Bupati Sidoarjo ini menilai Sidoarjo pernah mendapatkan bantuan Program Pembentukan Kopwan Desa dari Propinsi Jawa Timur. Besarannya Rp 25 juta sebagai modal awal dan mendapatkan tambahan lagi sebesar Rp 25 juta. Total 50 juta diberikan kepada Kopwan yang ada di Sidoarjo.

"Dari bantuan itu 90 persen Kopwan di Sidoarjo bisa berkembang dengan baik. Bahkan ada yang mempunyai aset lebih dari Rp 1 miliar. Ini semua berkat kegigihan bersama memberi pembinaan ke Koperasi Wanita," tegasnya.

Sementara Koordinator Klinik Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Ismail berharap pengawas memiliki kedudukan yang sama dengan pengurus. Namun berbeda tugas dan fungsinya. Pengawas memiliki tugas memberikan informasi tentang keadaan koperasi yang sebenarnya. Baik buruknya kinerja koperasi harus dapat disampaikan kepada pengurus koperasi. Mulai dari administrasi yang dijalankan sampai rencana kerjanya sesuai apa tidak.

"Itu menjadi tugas pengawas untuk mengetahuinya. Pengawas juga berhak memonitor pengurus koperasi apakah sudah melaksanakan kebijakan (keputusan) sesuai dengan rapat anggota. Administrasinya sudah tertata atau belum? Apakah pengurus sudah melaksanakan keputusan sesuai rapat anggota dan rencana kerjanya sudah melampaui target atau belum? Itu tugasnya pengawas," paparnya.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama Malang, Irfan Fatoni menegaskan dibutuhkan inovasi agar koperasi terus maju dan berkembang. Koperasi juga harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Memanfaatkan teknologi informasi menjadi salah satu kunci menjadikan koperasi maju dan berkembang.

"Salah satu kunci lainnya adalah jumlah anggota koperasi. Koperasi yang maju memiliki jumlah anggota yang banyak. Koperasi akan menjadi makin baik kalau anggotanya terus bertambah," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Jelang Muscab, PKB Sidoarjo Targetkan Figur Ketua Baru Loyalis, Tegak Lurus Partai, Jujur dan Berintegritas Tinggi

Jelang Muscab, PKB Sidoarjo Targetkan Figur Ketua Baru Loyalis, Tegak Lurus Partai, Jujur dan Berintegritas Tinggi

Jumat, 03 Apr 2026 00:20 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 00:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo…

Dilaporkan Palsukan Surat Program PTSL, Kades dan Sekdes Sukorejo Buduran Berstatus Bapak - Anak Diperiksa Polda Jatim

Dilaporkan Palsukan Surat Program PTSL, Kades dan Sekdes Sukorejo Buduran Berstatus Bapak - Anak Diperiksa Polda Jatim

Kamis, 02 Apr 2026 21:41 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penyidik Subdit II Harda Bangtah Ditkrimum Polda Jawa Timur (Jatim) terus mendalami kasus dugaan pemalsuan surat tanah dalam…

Halal Bihalal Bersama Ratusan Insan Media, PT Tjiwi Kimia Tegaskan Jaga Komitmen Ramah Lingkungan Sejak Berdiri

Halal Bihalal Bersama Ratusan Insan Media, PT Tjiwi Kimia Tegaskan Jaga Komitmen Ramah Lingkungan Sejak Berdiri

Kamis, 02 Apr 2026 21:04 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 21:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bagi PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, untuk mengubah limbah menjadi komoditas bernilai tinggi bukanlah hal baru. Semangat…

Didakwa Rugikan Negara, Mantan Pj Bupati Sidoarjo Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Sarpras SMK Jatim

Didakwa Rugikan Negara, Mantan Pj Bupati Sidoarjo Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Sarpras SMK Jatim

Kamis, 02 Apr 2026 17:40 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan…

Dorong Transformasi Budaya Kerja ASN, Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat

Dorong Transformasi Budaya Kerja ASN, Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat

Rabu, 01 Apr 2026 21:43 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 21:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo resmi memulai langkah besar dalam transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Surat Edaran…

Tepat Waktu, Bupati Sidoarjo Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK RI Jatim Berharap Tingkatkan Standarisasi Laporan

Tepat Waktu, Bupati Sidoarjo Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK RI Jatim Berharap Tingkatkan Standarisasi Laporan

Rabu, 01 Apr 2026 14:50 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 14:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah…