Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo kembali melakukan koordinasi dan verifikasi lanjutan terhadap data kepengurusan Partai Politik (Parpol). Kegiatan ini, sebagai bagian dari upaya pengawasan pemutakhiran data secara berkelanjutan.
Langkah ini, menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 41 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengawasan Pemutakhiran Data Partai Politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Kegiatan verifikasi yang berlangsung di Kantor DPD Partai NasDem Sidoarjo itu dihadiri langsung Ketua Bawaslu Sidoarjo Agung Nugraha, para komisioner dan staf sekretariat Bawaslu. Kehadiran jajaran Bawaslu disambut struktur pengurus DPD Partai NasDem Sidoarjo.
Ketua Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha mengatakan verifikasi ini penting untuk memastikan semua Parpol melakukan pembaruan data sesuai standar yang ditetapkan.
"Dengan koordinasi ini, kami berharap Partai Politik (Parpol) dapat melengkapi dan memperbarui seluruh administrasi kepengurusan secara tepat dan berkala. Harapannya, data yang terekam dalam Sistem Informasi Partai Politik benar-benar valid dan mutakhir," ujar Agung Nugraha kepada republikjatim.com, Jumat (12/12/2025).
Ia juga menekankan Bawaslu tidak hanya fokus pada aspek administrasi saja. Akan tetapi, juga pada pemenuhan prinsip inklusivitas, terutama terkait keterwakilan perempuan.
"Kami mengingatkan agar setiap Parpol memperhatikan ketentuan mengenai keterwakilan perempuan menjadi kekuatan penting bagi masa depan demokrasi Indonesia," ungkapnya.
Menurut Agung, Parpol memiliki tanggung jawab untuk menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan baru yang lebih segar, adaptif dan progresif.
"Keterlibatan perempuan dianggap sebagai fondasi bagi terciptanya organisasi politik yang inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman," tegasnya.
Sementara Ketua DPD Partai NasDem Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama mengapresiasi atas langkah pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Menurutnya, proses verifikasi ini membantu memperkuat tata kelola organisasi politik yang akuntabel dan transparan.
"Partai NasDem Sidoarjo berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan profesionalitas organisasi. Verifikasi yang dilakukan Bawaslu menjadi bagian penting agar data dan struktur kepengurusan kami benar-benar tertib, valid dan sesuai regulasi," ungkap Zakaria Dimas.
Menurut Dimas DPD Partai NasDem Sidoarjo tidak sekadar memenuhi regulasi terkait keterwakilan perempuan saja. Akan tetapi, juga mendorong perempuan untuk mengambil peran strategis dalam politik.
"Bagi Partai NasDem, perempuan bukan hanya angka dalam struktur organisasi. Kami ingin mereka tampil sebagai penggerak, pemimpin dan representasi aspirasi masyarakat. Inklusivitas bagian dari identitas NasDem," tandasnya.
Selain itu, Dimas menekankan pentingnya memberikan panggung politik yang luas bagi anak muda sebagai penggerak perubahan. Bagi Partai NasDem Sidoarjo secara konsisten membuka ruang besar bagi anak muda. Terutama generasi milenial dan Gen Z.
"Mereka adalah kekuatan kreatif, kritis, dan adaptif yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman. Kader-kader muda Partai NasDem hari ini kami dorong untuk menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton," tandasnya.
Dimas juga menilai regenerasi kepemimpinan menjadi keniscayaan dalam membangun politik yang sehat.
"Partai NasDem Sidoarjo, berkomitmen menghadirkan politik yang lebih modern, partisipatif dan berbasis gagasan," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi