Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Majelis Daerah (MD) Korps Alumni HMI (KAHMI) Sidoarjo meramaikan Musda II yang digelar di Sun City Hotel Sidoarjo, Minggu (30/11/2025). Dalam acara yang cukup meriah juga tidak hanya dihadiri para pengurus MW KAHMI Jatim saja. Akan tetapi juga dihadiri beberapa MD KAHMI dari Kabupaten/Kota lain di Jatim.
Selain itu, acara juga dihadiri sejumlah tokoh politik Sidoarjo. Diantaranya Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih Kepala Bakesbang Pemkab Sidoarjo, Fredrik Suharto yang mewakili Bupati Subandi dan tokoh masyarakat lain serta dihadiri para tokoh parpol dan organisasi lainnya.
"Kami berharap dalam Musda II MD KAHMI Sidoarjo kali ini terdapat tiga target utama yang harus dicapai. Diantaranya mendapat pengurus muda yang memiliki semangat dan energi baru untuk kemajuan dan kesejahteraan KAHMI Sidoarjo," ujar Koordinator Presidium MD KAHMI Sidoarjo periode 2020 - 2025, Ahmad Riyadh Umar B di sela pembukaan Musda.
Selain itu, lanjut Riyadh para presidium harus mampu menyatukan semua visi dan misi KAHMI sebagai sebuah organisasi besar di Sidoarjo. Termasuk, menghasilkan para pengurus terbaik bagi kemajuan dan kemaslahatan umat pada periode - periode selanjutnya.
"Apa pun hasilnya, semua anggota harus mendukung hasil Musda II. Dukungan anggota sangat berpengaruh pada kelancaran para presidium selanjutnya dalam menjalankan semua program-program yang selalu mengutamakan kemaslahatan dan pro rakyat," tegas Riyadh.
Saat ini, Riyadh menilai tujuan utama dari pelaksanaan Musda II MD KAHMI Sidoarjo adalah menjadikan seluruh anggota KAHMI Sidoarjo solid, kompak dan saling bahu membahu untuk bersinergi dengan daerah dalam mengawal pembangunan yang ada di Sidoarjo. Bahkan, Musda II MD KAHMI Sidoarjo diharapkan menjadi momentum strategis untuk pembaruan kepemimpinan dan penguatan peran alumni HMI dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sidoarjo.
"Khususnya, dalam memberikan konsep dan pemikiran yang realistis untuk dukungan sejumlah program pembangunan di Kota Delta ini," pinta praktisi hukum yang akrab disapa Datuk Riyadh ini.
Ketua Pelaksana Musda II MD KAHMI Sidoarjo, Sulton Arif mengungkapkan tidak menyangkan jika peserta yang hadir bersama undangan ada sekitar 170 orang. Arif yang dikenal sebagai alumni HMI Malang ini, mematikan di acara itu dihadiri hampir seluruh anggota KAHMI di Sidoarjo.
"Soal mekanisme Pemilihan Presidium mengedepankan musyawarah dan mufakat. Terdapat delapan kandidat yang masuk dalam pendaftaran kemarin. Namun, usai musyawarah mufakat menetapkan 5 presidium serta seorang koordinator presidium (Korpres) untuk dipilih dalam forum Musda Ini," papar Sulton Arif.
Kendati demikian, Arif berharap kelima presidium terpilih menjalankan program yang ditentukan peserta Musda.
"Termasuk, siap bersinergi dan berkolaborasi dengan sejumlah program pembangunan Pemkab Sidoarjo yang dipimpin Bupati Subandi dan Wabup Mimik Idayana," jelasnya.
Sementara Presidium MW KAHMI Jatim, Bawon Adi Yitoni berharap Musda tidak hanya sebagai ritual saja. Akan tetapi, menjadi sarana yang sangat menentukan perjalanan KAHMI selama 5 tahun ke depan. Yakni dengan menyiapkan program kerja yang bagus
dan pemimpin yang baik.
"Saya tidak pernah berharap dalam setiap Musda terjebak pemilihan presidium lewat voting. Padahal sebenarnya voting itu baru ditempuh setelah musyawarah mufakat mengalami jalan buntu. Karena kalau mengandalkan voting para akademisi yang baik, profesional yang memadai dan pengusaha yang jujur serta visioner bakal tersisih," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi