Semangat Keterbukaan dan Perubahan yang Digelorakan Wabup Sidoarjo Diapresiasi DPW GNPK Jatim

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati (Wabup) Mimik Idayana
Wakil Bupati (Wabup) Mimik Idayana

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Semangat keterbukaan dan perubahan yang diusung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) Jatim, Rizky Putra Yudhapradana SH. Ini menyusul keberanian Wabup Sidoarjo soal adanya dugaan pelanggaran dalam mutasi 61 pejabat pertama di lingkungan Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa beberapa bulan lalu.

Selain itu, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dinilai berani mengungkapkan dugaan kejanggalan dalam proses mutasi pertama masa kepemimpinan Bupati Subandi dan Wabup Sidoarjo Mimik Idayana itu. Apalagi, hingga masalah mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo itu, dilaporkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

"Kami mengapresiasi ini setelah Wabup Sidoarjo (Mimik Idayana) secara resmi berani melaporkan Bupati Sidoarjo soal proses mutasi terhadap 61 pejabat kemarin itu ke Kemendagri RI. Wabup Sidoarjo menilai proses mutasi itu, penuh dengan janggalan. Bahkan terkesan melanggar prosedur dan dilakukan tanpa melibatkan dirinya sebagai bagian dari Tim Penilai Kinerja (TPK)," ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) Jatim, Rizky Putra Yudhapradana SH kepada republikjatim.com, Sabtu (15/11/2025).

Lebih jauh Rizky menjelaskan dalam laporan itu menunjukkan Wabup Sidoarjo berani membongkar adanya dugaan kejanggalan dan beberapa prosedur yang tidak dilalui dalam proses mutasi puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo itu. Bahkan Wabup Sidoarjo meyakini
mutasi para pejabat itu, dinilai cacat mekanisme dan berpotensi pada adanya kesalahan atau maladministrasi.

"Kami yakin langkah yang diambil Wabup Sidoarjo itu, butuh keberanian. Artinya, tindakan Wabup Sidoarjo berani melaporkan ke Kemendagri ini, menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, penuh keterbukaan dan mengandung semangat perubahan ke arah tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Bagi Rizky langkah yang diambil Wabup Sidoarjo itu, patut diapresiasi sedalam-dalamnya. Alasannya, hal itu juga dapat dinilai sebagai bentuk besar sebagai keyakinan dan contoh nyata sebuah integritas yang ditunjukkan Wabup Sidoarjo sebagai salah satu unsur pimpinan di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

"Karena itu, kami mendesak Kemendagri segera menindaklanjuti laporan itu. Termasuk juga para Aparat Penegak Hukum (APH) mulai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan hingga Polri," pintanya.

Bagi Rizky tindak lanjut dari laporan itu, dengan harapan agar laporan tidak hanya berhenti di meja Kemendagri saja. Akan tetapi, harus ditindaklanjuti dengan seksama yang pada pemegang otoritas pengawasan dan penegakan hukum yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

"Kami mendesak agar Kemendagri RI segera turun tangan dan melaksanakan investigasi untuk memeriksa keabsahan mutasi itu. Selain itu, KPK juga harus mencermati laporan itu. Terutama, kalau ditemukan indikasi praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) atau penyalahgunaan wewenang dan jabatan lainnya. Penindakan yang tegas melibatkan APH itu, bentuk apresiasi terbaik terhadap upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah termasuk di Sidoarjo," tandasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Belum genap dua tahun menahkodai Indonesia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterpa angin kencang. Hal itu, ditandai…

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2025 menorehkan kejutan positif. Sempat…

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menghadirkan inovasi menarik dalam aksi sosial rutinnya. Ji…

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo menggelar razia mendadak menyasar warung kopi (warkop) remang-remang di…

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kehadiran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto dalam agenda reses di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon,…

Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 21:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 21:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan sikap tak main-main dalam memerangi maraknya Penyakit Masyarakat (Pekat).…