Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 29 Cabang Olahraga (Cabor) dari 47 Cabor yang aktif di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo sepakat menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) untuk mengganti para pimpinan KONI Kabupaten Sidoarjo. Kepastian itu, bukan hanya dari dukungan tandatangan 29 Cabor saja, akan tetapi juga para Cabor ini mendapatkan dukungan dari pimpinan dan anggota Komisi D DPRD Sidoarjo sebagai mitra Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo.
Desakan pelaksanaan Musorkablub itu, juga sudah mendapatkan dukungan dari pengurus KONI Provinsi Jatim setelah para penggerak Cabor ini berdiskusi dan menyampaikan seluruh unek-uneknya kepada para pengurus KONI Jawa Timur itu sebanyak dua kali.
Selain itu, dasar utama yang mendorong pelaksanaan Musorkablub itu diantaranya kegagalan KONI Kabupaten Sidoarjo mempertahankan predikat Runner Up di ajang Porprov Jatim Tahun 2025 kemarin. Selain itu, muncul mosi tidak percaya kepada Ketua Umum (Ketum) dan para pengurus dalam pengelolaan dan pembinaan olahraga di Sidoarjo. Termasuk juga masalah dugaan tidak transparansinya pengurus dalam pengelolaan keuangan dana hibah sebesar Rp 16,5 miliar untuk KONI Kabupaten Sidoarjo di Tahun 2025 ini.
"Kami (Komisi D DPRD Sidoarjo) mendukung Musorkablub bukan tidak suka kepada seseorang atau individu tertentu. Tapi, semua ini demi prestasi olahraga di Kabupaten Sidoarjo semakin lebih baik lagi. Karena selama ini, Sidoarjo dikenal dengan prestasi olahraga dan pemasok para atlet berprestasi di tingkat regional, nasional dan internasional," ujar Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori saat hearing bersama puluhan perwakilan Cabor KONI Sidoarjo itu di ruang Rapat DPRD Sidoarjo, Selasa (28/10/2025).
Selain itu, politisi senior PKB Sidoarjo yang akrab disapa Cak Dhamroni ini meminta Forum Komunikasi Pengurus Cabor KONI Kabupaten Sidoarjo untuk menjalin komunikasi dengan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo. Termasuk dengan Pengurus KONI Propinsi Jawa Timur. Harapannya, agar keinginan Musorkablub KONI Sidoarjo itu, berjalan lancar sesuai peraturan yang ada.
"Kalau Forum Komunikasi Cabor ini seluruhnya sepakat untuk Musorkablub, laksanakan sesuai AD/ART. Jalin komunikasi dengan KONI Propinsi dan Kepala Daerah agar Musorkablub terlaksana dengan cepat dan sesuai peraturan yang ada," pinta Dhamroni Chudlori.
Hal senada juga disampaikan anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Tarkit Erdianto. Menurut politisi PDI Perjuangan ini, mengaku juga mendukung pelaksanaan Musorkablub KONI Sidoarjo. Hanya saja, politisi senior PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Tarkit ini meminta agar dalam memilih Ketua KONI Sidoarjo ke depan, harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan, keinginan anggota serta dari kalangan proporsional.
"Kepastian pilihan itu, agar jangan sampai nanti setelah Ketua baru terpilih, tidak cocok lagi dengan anggota dan Cabor. Kejadian muncul wacana pelaksanaan Musorkablub lagi. Itu tidak akan bisa menyelesaikan masalah. Pastikan ketua baru itu profesional dan tahu soal masalah teknis dan non teknis dalam kompetisi olahraga," tegas politisi asal Dapil VI Kecamatan Waru dan Kecamatan Gedangan ini.
Sedangkan Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso yang juga menjabat salah satu pengurus Cabor di KONI Sidoarjo ini sekaligus turut menerima kedatangan Forum Komunikasi Cabor itu, menyatakan langkah hearing dengan Komisi D DPRD Sidoarjo ini sudah tepat. Terutama, untuk mendapatkan dukungan menuju Musorkablub yang bisa dilaksanakan secepatnya.
"Kalau sekarang sudah ada dukungan dari Komisi D DPRD Sidoarjo, maka segera lakukan komunikasi dengan Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Sidoarjo. Segerakan minta arahan mereka seperti apa. Terutama, untuk bisa melakukan tahapan Musorkablub sesuai AD/ART," papar Bangun Winarso.
Sementara Koordinator Forum Komunikasi Cabor, Samsul Hadi mengaku mengapresiasi atas dukungan dan support dari komisi D DPRD Sidoarjo itu. Saat ini, pihaknya mendapatkan dukungan 29 Cabor dari 47 Cabor aktif yang ada di KONI Kabupaten Sidoarjo.
"Untuk pelaksanaan Musorkablub ini, kami sudah komunikasi dan dialog dua kali dengan pengurus dan pimpinan KONI Provinsi Jatim. Sekarang tinggal konsultasi dan komunikasi dengan Bupati dan Wabup Sidoarjo saja. Semoga perjuangan kita ini terus berjalan dan berhasil sukses," tandas Samsul Hadi yang juga tercatat mantan anggota Komisi A DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKB ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi