Diberi SP 2, Meski Bekerja Lamban Dinkes Sidoarjo Beri Kelonggaran PT ATP Pelaksana Proyek RSUD Sedati Rp 51,7 Miliar

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAPAT - Dinkes Pemkab Sidoarjo bersama sejumlah pejabat lain dan rekanan pelaksana serta pengawas proyek RSUD Sedati menggelar rapat koordinasi soal perkembangan dan target pekerjaan yang lambat, Kamis (16/10/2025).
RAPAT - Dinkes Pemkab Sidoarjo bersama sejumlah pejabat lain dan rekanan pelaksana serta pengawas proyek RSUD Sedati menggelar rapat koordinasi soal perkembangan dan target pekerjaan yang lambat, Kamis (16/10/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo hanya memberi Surat Peringatan (SP) kedua terhadap PT Ardi Tekindo Perkasa (ATP). Surat peringatan itu diberikan ke perusahaan pelaksana proyek pembangunan RSUD Sedati senilai Rp 51,7 miliar itu, atas keterlambatan progres pekerjaan proyek mercusuar kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi dan Mimik Idayana itu.

Apalagi kondisi di lapangan, hingga memasuki bulan keempat, proyek itu seakan progresnya jalan di tempat. Hal ini, karena sejak pekerjaan dimulai Juli sampai Oktober 2025 ini, hanya terselesaikan sekitar 5 persen berupa urukan dan pemandangan beberapa tiang pancang saja. Padahal, seharusnya memasuki bulan keempat dan waktu tinggal dua bulan lagi itu, pekerjaan proyek RSUD Sedati untuk masyarakat pesisir dan Sidoarjo Utara itu bisa mencapai 45 - 55 persen sesuai skedul pekerjaannya.

Surat peringatan kedua itu juga diberikan atas hasil koordinasi para pejabat Dinkes Pemkab Sidoarjo beserta pejabat terkait lainnya serta rekanan pelaksana dan konsultan pengawas proyek RSUD Sedati Kamis (16/10/2025) kemarin. Dalam rapat itu disimpulkan mulai Juli sampai Minggu ketiga Oktober 2025, PT ATP tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai target dan skedul kerja.

Saat ini, Dinkes Pemkab Sidoarjo benar-benar dibuat kebingungan oleh PT ATP selaku kontraktor pelaksana pembangunan RSUD tipe D yang sesuai rencananya bakal memiliki gedung berlantai tiga itu. Surat peringatan kedua ini, setelah Dinkes Pemkab Sidoarjo bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Sidoarjo dan PT ATP menggelar rapat koordinasi di aula lantai 2 Kantor Dinkes Pemkab Sidoarjo.

"Memang dalam rapat tertutup itu, pihak rekanan belum bisa memenuhi target pekerjaannya. Tapi semua masih tetap dalam pembahasan dan belum ada keputusan memutus kontrak (PT ATP) itu," ujar Kepala Bappeda Pemkab Sidoarjo, M Ainur Rahman usai rapat kordinasi, Kamis (16/10/2025) kemarin.

Ainur Rahman yang juga mantan Camat Sukodono ini menjelaskan dalam pembahasan rapat koordinasi itu, belum ada keputusan terkait pemutusan kontrak kerja dengan PT ATP selaku rekanan pelaksana proyek pembangunan RSUD Sedati. Termasuk, terbitnya SP kedua dari Dinkes Pemkab Sidoarjo terhadap PT ATP yang dianggap tidak profesional itu. Meski pun alasan utamanya karena pekerjaan proyek pembangunan RSUD Sedati tidak memenuhi target.

"Terkait pemutusan (kontrak) PT ATP itu tetap harus melalui beberapa tahapan yang harus dilalui. Inikan Dinkes Pemkab Sidoarjo masih baru mengelur kan surat peringatan pertama atau kesatu kemarin. Masih ada tahapan lainnya yang harus dilalui," ungkapnya.

Bagi Ainur yang juga mantan asisten administrasi Pembangunan Pemkab Sidoarjo ini, pemutusan kontrak kerja itu, ketika pihak kontraktor itu sudah tidak sanggup lagi menyelesaikan pekerjaan pembangunan RSUD Sedati. Atau misalnya PT ATP sebagai kontraktor pelaksana sudah mendapatkan SP sebanyak 3 kali dari Dinkes Pemkab Sidoarjo.

"Nah, kalau itu sudah dilalui baru bisa kontrak kerjanya diputus. Setelah (PT ATP) mendapatkan SP (Surat Peringatan) sebanyak 3 kali dari kuasa Pengguna Anggaran (Dinkes Pemkab Sidoarjo)," tegasnya.

Menurut Ainur dengan sisa waktu sekitar dua bulan lebih ini, PT ATP masih merasa mampu menyelesaikan proyek pembangunan RSUD Sedati yang menelan anggaran total Rp 60 miliar itu. Termasuk, anggaran perencanaan dan Manajemen Konstruksi (MK) proyek itu.

"Ya, kita do’akan saja, semoga proyek pembangunan RSUD Sedati ini bisa selesai tepat waktu dan sesuai dengan targetnya," pintanya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo, dr Lakhsmie Herawati Yuwantina belum bisa dimintai keterangan terkait hasil rapat dengan PT ATP dan Bappeda Sidoarjo itu. Alasannya, karena rapat koordinasinya masih belum selesai.

"Sebentar, rapatnya belum selesai," ucap dr Lakhsmie Herawati Yuwantina singkat.

Sedangkan Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Choirul Hidayat belum bisa memastikan hari dan tanggal rapat bersama dengan berbagai pihak terkait soal lambatnya progres pekerjaan pembangunan RSUD Sedati itu.

"Tunggu sabar dulu. Sekarang ini masih kita koordinasikan dengan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo. Karena Komisi D juga ikut sidak (inspeksi mendadak) ke RSUD Sedati pekan kemarin," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Alun-alun Sidoarjo, Bupati Sidoarjo,…

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo,…