Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hingga Tak Ditemukan Lagi Korban Meninggal Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Buduran

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KETERANGAN PERS - Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii (duduk tengah) saat konferensi pers soal jumlah korban ambruknya Bangunan Musala Putra Ponpes Al Khoziny Buduran, Senin (06/10/2025) petang.
KETERANGAN PERS - Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii (duduk tengah) saat konferensi pers soal jumlah korban ambruknya Bangunan Musala Putra Ponpes Al Khoziny Buduran, Senin (06/10/2025) petang.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pencarian korban ambruknya bangunan Musala Putra Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo terus dikebut. Memasuki hari ke delapan tim SAR gabungan masih berhasil mengevakuasi beberapa korban dalam kondisi meninggal dunia.

Tercatat korban dalam musibah itu mencapai 170 orang sejak musibah terjadi Senin 29 September lalu. Basarnas merinci jumlah korban selamat 104 orang, meninggal dunia 66 orang. Dihari kedelapan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 13 korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban ke 13 ditemukan pukul 21.03 WIB.

Kepala Basarnas Marsda Mohammad Syafii melihat langsung proses pencarian korban yang sedang berlangsung. Ia menjelaskan pencarian akan terus berlangsung selama 24 jam. Pencarian tidak akan berhenti sampai tidak ada lagi korban yang ditemukan. Ia akan menyatakan operasi itu selesai, jika lokasi kejadian sudah benar-benar bersih.

"Kami sendiri tidak bisa memastikan kapan operasi besar ini selesai. Bisa jadi operasi bisa selesai malam hari ini. Tapi, juga bisa besok pagi atau besok siang. Kalau benar-benar lokasi itu sudah bisa kita clearkan, saat itu kita dari Badan Nasional sudah bisa mendeclair (mengumumkan) operasi yang dilakukan Badan SAR Nasional bisa dinyatakan selesai," ujarnya Senin (06/10/2025) malam.

Selain itu, Syafi'i juga menguraikan proses evakuasi akan tetap dilakukan dengan kehati-hatian. Alat berat akan digunakan penuh dengan perhitungan untuk mencacah reruntuhan. Alasannya, bangunan beton yang runtuh masih menyambung dengan bangunan lainnya.

"Material reruntuhan ini masih terkoneksi dengan bangunan di sebelahnya, makanya masih membutuhkan cuting terhadap struktur reruntuhan ini," ungkapnya.

Syafii menegaskan operasi musibah runtuhnya bangunan mushola Ponpes Al Khoziny menjadi operasi khusus. Semua instansi terlibat didalamnya. Instansinya sendiri mengumumkan operasi kali ini akan diperpanjang. Secara peraturan perpanjangan bisa dilakukan per tiga hari. Namun jika korban sudah tidak ditemukan lagi, maka operasi yang dilakukan Basarnas akan dihentikan.

"Operasi bisa saja berlanjut oleh instansi lainnya seperti BNPB maupun Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Sebenarnya kita memiliki ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan Badan SAR Nasional. Operasi normal dilaksanakan selama tujuh hari. Hal itu kalau dilaksanakan secara mandiri, tapi operasi yang kita laksanakan ini sudah menjadi operasi khusus yang melibatkan puluhan bahkan ratusan instansi," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Meriahnya Gebyar HUT RI di Grabagan Bertabur Hadiah, Wabup Mimik Puji Keguyuban Warga hingga Dibuat Haru Peraih Umrah

Meriahnya Gebyar HUT RI di Grabagan Bertabur Hadiah, Wabup Mimik Puji Keguyuban Warga hingga Dibuat Haru Peraih Umrah

Minggu, 13 Sep 2026 23:22 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 23:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lapangan Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, mendadak dipadati ribuan warga, Minggu (13/09/2026). Puncak perayaan Gebyar HUT ke…

Harlah ke 27 Ponpes Tanwirul Afkar Krian, Wabup Mimik Ajak Perkuat Akhlak dan Titip Doa Pemimpin yang Amanah

Harlah ke 27 Ponpes Tanwirul Afkar Krian, Wabup Mimik Ajak Perkuat Akhlak dan Titip Doa Pemimpin yang Amanah

Minggu, 13 Sep 2026 22:27 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 22:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana menghadiri Pengajian Umum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari…

Usung Visi Sidoarjo Juara, Pengurus KONI Sidoarjo 2025 - 2029 Resmi Dikukuhkan Bidik Posisi 2 Besar di Porprov 2027

Usung Visi Sidoarjo Juara, Pengurus KONI Sidoarjo 2025 - 2029 Resmi Dikukuhkan Bidik Posisi 2 Besar di Porprov 2027

Minggu, 13 Sep 2026 22:04 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 22:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2025 - 2029 resmi dilantik di Pendopo Delta…

Ribuan Jamaah Padati Peringatan Maulid Nabi di Suko Sukodono, Bupati Subandi Apresiasi Kerukunan Warga Sidoarjo

Ribuan Jamaah Padati Peringatan Maulid Nabi di Suko Sukodono, Bupati Subandi Apresiasi Kerukunan Warga Sidoarjo

Minggu, 13 Sep 2026 21:35 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 21:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan warga Desa Suko memadati halaman Pondok Pesantren Bahrul Hidayah Sukolegok, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Sabtu…

Perkuat Akar Perubahan, Pengurus DPRT NasDem Waru Digembleng Ideologi Lewat Sekolah Pemimpin Restorasi

Perkuat Akar Perubahan, Pengurus DPRT NasDem Waru Digembleng Ideologi Lewat Sekolah Pemimpin Restorasi

Minggu, 13 Sep 2026 20:07 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 20:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - DPD Partai NasDem Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput. Hal ini dibuktikan…

Gema Sholawat di Pusat Perbelanjaan Bersamaan Harlah PKB ke 28, Mendadak Lippo Mall Sidoarjo Berubah Jadi Lautan Jamaah

Gema Sholawat di Pusat Perbelanjaan Bersamaan Harlah PKB ke 28, Mendadak Lippo Mall Sidoarjo Berubah Jadi Lautan Jamaah

Minggu, 13 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lippo Mall Sidoarjo mendadak berubah drastis, Minggu (13/09/2026). Pusat perbelanjaan yang biasanya diwarnai riuk…