Sidoarjo (republikjatim.com) - SMP Al Muslim sebagai sekolah Sang Pemimpin senantiasa berusaha mencetak generasi muslim yang siap menjadi khalifatullah fil ardl yang rahmatan lil alamin. Kegiatan social journey menjadi program kegiatan SMP Al Muslim yang rutin digelar setiap jenjang dari kelas VII hingga kelas IX, Kamis (11/09/2025).
Kegiatan ini, sebagai upaya mewujudkan profil lulusan Religious and Social dengan menjadi pribadi yang beriman, bertaqwa dan bersyukur.
Bertepatan dengan tanggal 18 Rabiul Awal 1447 Hijriyah, sepuluh anak perwakilan kelas IX melakukan kegiatan social journey ke Panti Asuhan Insanul Kamil Al Khaer di JL Tropodo I. Panti Asuhan ini dipilih bukan hanya karena lokasinya berada di sekitar SMP Al Muslim saja. Akan tetapi, juga karena di panti itu, ada sekitar 50 anak yatim yang masih balita dan usia sekolah. Kebanyakan anak-anak itu sudah dititipkan di panti ini sejak bayi. Semua kegiatan, baik sekolah hingga makan ditanggung panti asuhan, tanpa ada donatur tetap.
Untuk kegiatan kali ini mengusung tema Cinta Rasul dan Cinta Sesama. Dalam kegiatan ini, para siswa SMP Al Muslim tidak hanya menyantuni anak yatim dalam bentuk sumbangan dana, sembako dan pakaian saja, akan tetapi juga berbagi keseruan dan ilmu dengan mereka.
Ananda Zenna dan Selina dari kelas IX Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib menyampaikan materi tentang sejarah singkat Maulid Nabi. Peringatan Maulid Nabi di banyak negara dengan beragam tradisi serta hikmah memperingati Maulid Nabi. Mereka berdua menggunakan peraga dari kardus bekas dalam berbagi ilmu dengan anak-anak panti.
Tidak kalah serunya games yang dibawakan ananda Aira dan Neisya dari IX Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf bisa mengakrabkan kelas IX ini dengan anak-anak yatim di sana. Kebahagiaan serta antusias mereka terlihat dalam kegiatan ini. Terbukti, dari semangat kesiapan siswa dan siswi kelas IX dalam menyiapkan acara dan tawa ceria mereka bersama anak-anak yatim.
Bulan Rabiul Awal menjadi bulan yang istimewa bagi umat Islam. Karena di bulan ini lahir Rasulullah Muhammad SAW, yang membawa cahaya bagi alam semesta. Maka tidak heran, jika umat Islam di berbagai tempat menjadikan bulan ini sebagai momentum penuh keberkahan.
Salah satu amalan yang kerap digaungkan adalah berbagi di Bulan Maulid Nabi. Bahkan ada yang menyatakan Maulid Nabi Bulan Berbagi. Pertama, merefleksikan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kelahiran Rasulullah menjadi peristiwa besar yang membawa perubahan besar bagi kehidupan umat manusia. Dengan bersedekah, bakal mengekspresikan rasa syukur kita atas rahmat ini.
Kedua, mengikuti teladan Nabi SAW yang dermawan Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan. Terutama, di bulan-bulan suci. Nabi Muhammad SAW memperbanyak sedekah sebagai bentuk kasih sayang terhadap umatnya.
Ketiga, sedekah tidak terbatas pada pemberian harta benda saja. Akan tetapi juga mencakup berbagai bentuk kebaikan lainnya. Berarti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirayakan pada bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, dapat diisi dengan kegiatan berbagi kebaikan dan amalan ibadah sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada Rasulullah.
Kegiatan berbagi ini bisa berupa donasi, sedekah atau kegiatan sosial lainnya yang mencerminkan ajaran Nabi Muhammad SAW tentang kasih sayang dan kepedulian.
"Sebagai orangtua, kami mendukung sekali kegiatan social journey ini. Karena anak-anak bisa terlibat dan bertemu secara langsung sehingga bisa meningkatkan rasa empati, berbagi dan peduli mereka," ujar Lita salah satu wali murid.
Sementara Bunda Aura dari kelas IX Utsman berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap bulan.
"Melalui kegiatan social journey, anak-anak belajar bersyukur atas nikmat yang diterima dan memiliki rasa empati pada sesama," ungkapnya.
Sementara Waka Kesiswaan SMP Al Muslim, Yogi Anggara S Pd
mengevaluasi dari pelaksanaan kegiatan social journey ini yang dilakukan secara rutin ini. Hasilnya, ternyata dapat membuka mata hati anak-anak tentang realitas kehidupan yang beragam.
"Melalui kegiatan social journey ini, anak-anak paham tentang arti berbagi dan bagaimana setiap orang bisa berkontribusi positif pada sesama," tegasnya.
Selain itu, lanjut Yogi melalui kegiatan social journey ini, diharapkan anak (didik) SMP Al Muslim memiliki kecerdasan emosional dan sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
"Karena berbagi sejatinya bukan hanya membahagiakan orang lain saja, akan tetapi juga merasa bahagia dengan kebahagiaan orang lain," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi