Sidoarjo (republikjatim.com) - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo menutup serangkaian acara Hari Lahir (Harlah) ke 27 PKB. Penutupan acara itu dengan menggelar acara Malam Tirakatan, Santunan Anak Yatim Piatu, Doa dan Istighotsah Bersama di Kantor DPC PKB Sidoarjo, Selasa (22/07/2025) malam.
Dalam acara itu tidak hanya dihadiri pengurus DPC PKB saja, akan tetapi juga dihadiri para Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo. Diantaranya KH Muh Atthoillah, KH Nur Cholis Misbah, H Khalim dan beberapa lainnya. Selain itu, acara juga dihadiri seluruh Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan Ranting PKB Sidoarjo.
"Perintah Ketua Umum sekaligus pengurus DPP PKB Sidoarjo sangat jelas di Harlah ke 27 tahun ini. Para pengurus PKB Sidoarjo dari tingkat DPC, DPAC hingga ranting harus berkonsolidasi hingga akar rumput. Artinya semua mesin politik harus dihidupkan kembali," ujar Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo, KH Muh Atthoillah kepada republikjatim.com, Selasa (22/07/2025) di Kantor DPC PKB Sidoarjo JL Airlangga Sidoarjo.
Selain itu, Kiai yang akrab disapa Kiai Athok ini mengungkapkan salah satu program menghidupkan kembali jaringan akar rumput itu, adalah dengan adanya deklarasi dan penggemblengan Kader Panji Bangsa DPC PKB Sidoarjo. Sebelumnya kader Panji Bangsa DPC PKB Sidoarjo juga sudah melaksanakan penggemblengan dan penataan strategi selama 3 hari penuh.
"Adanya tambahan lembaga baru seperti Panji Bangsa yang sudah digembleng kemarin menunjukkan PKB Sidoarjo harus bergerak cepat dan membangun jaringan kuat di level bawah. Apalagi, kader Panji Bangsa DPC PKB Sidoarjo ini, hanya satu-satunya yang ada di Jawa Timur (Jatim) maupun di Indonesia," ungkap kiai sepuh Sidoarjo ini.
Selain itu, mulai kemarin DPP PKB juga mengajak 15 anggora Fraksi PKB DPRD Sidoarjo dan pengurus DPC PKB Sidoarjo untuk mengikuti Diklat dan Pelatihan Kader di Jakarta. Begitu pula para anggota DPRD Provinsi Jatim dari Dapil Sidoarjo dan anggota DPRD RI dari Fraksi PKB Jatim I juga wajib ikut ke Jakarta (DPP PKB).
"Artinya pada usia ke 27 ini, DPC PKB Sidoarjo ingin kembali berjaya seperti semula. Bahkan bisa menjalankan pergerakan politik normal seperti sebelumnya yakni memiliki Ketua DPRD dan Bupati Sidoarjo. Kalau kita punya Bupati dan Ketua Dewan arah pembangunan di Sidoarjo bisa semakin jelas dan tertata," tegas Kiai Athok.
Sementara saat ditanya soal sikap politik Fraksi PKB DPRD Sidoarjo yang berbeda dengan sikap fraksi partai lain di DPRD Sidoarjo, Kiai Athok menjawabnya dengan enteng. Menurutnya, saat ini DPC maupun Fraksi PKB Sidoarjo masih merasa tetap enjoy meski mengambil sikap berbeda dengan partai lainnya di Sidoarjo.
"Dalam situasi politik saat ini, PKB Sidoarjo masih tetap enjoy (nyaman dan santai). Makanya sekarang kami ingin PKB Sidoarjo lebih besar, pengurus dan kadernya solid serta menata lagi masa depan lebih baik dan cerah seperti dahulu. Sekarang ini tugas utama DPC PKB Sidoarjo adalah meyakinkan semua makin solid dan efektif dalam menjalankan tugas mulai dari Ranting, DPAC sampai DPC PKB Sidoarjo," pungkasnya.
Sebelum acara puncak kali ini, para pengurus DPC PKB Sidoarjo sudah menggelar serangkaian acara Harlah ke 27 PKB. Diantaranya rombongan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Lahir (Harlah) PKB ke 27 Tahun 2025 dengan menggelar silaturahmi ke beberapa Pondok Pesantren (Ponpes), para pengurus DPC PKB Sidoarjo juga berziarah ke makam para ulama di Sidoarjo, Minggu (20/07/2025).
Kegiatan ziarah kubur para auliya ini dimulai saat rombongan dipimpin Ketua DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih dan Ketua Dewan Syuro KH Atho’illah berangkat dari kantor DPC PKB di JL Airlangga, Sidoarjo. Para pengurus yang ikut acara itu diantaranya M Dhamroni Chudlori (Ketua Fraksi PKB) serta beberapa anggota DPRD Sidoarjo. Diantaranya H Usman, M Rojik, Rizza Ali Faizin dan Hj Ainun Jariyah serta beberapa fungsionaris maupun kader DPC PKB Sidoarjo lainnya.
Acara berjalan khidmat. Rombongan keluarga besar partai berlambang bola dunia dikeliling sembilan bintang itu, secara maraton berziarah ke makam satu persatu para ulama Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo. Mereka melakukan tabur bunga, sekaligus berdoa di makam para ulama itu. Diantaranya makam KH Abdy Manaf, KH Badrussholeh, KH Imron Hamzah dan KH Sholeh Qosim. Selain itu, rombongan juga berziarah ke makam KH Faishol Ridwan, KH Usman Bachri, KH Hamim Lukman, KH Anas Al Ayyubi dan KH Nasihuddin. Ary/Waw
Editor : Redaksi