Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, turun langsung ke lapangan dalam kegiatan kerja bakti massal bersama ribuan siswa SMA Negeri 2 Sidoarjo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo.
Kegiatan ini berlangsung di kawasan Taman Pinang - Gading Fajar, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (19/7/2025). Kegiatan ini, mendapat antusiasme luar biasa dari para pelajar.
Kerja bakti yang dilakukan fokus pada pembersihan gorong-gorong yang tersumbat serta penanganan sampah yang berserakan di sepanjang kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) itu. Ribuan siswa SMAN 2 Sidoarjo tampak bersemangat membersihkan lingkungan sekitar dengan dibimbing petugas dari DLHK dan Satpol PP Pemkab Sidoarjo.
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk menumbuhkan kesadaran kebersihan kepada generasi muda dan para pelajar. Khususnya, generasi Z. Menurutnya, hal ini penting untuk menanamkan nilai-nilai kebersihan sejak dini agar para pelajar memahami betapa pentingnya menjaga lingkungan demi kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik lagi.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap kebersihan pada generasi muda. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Terutama generasi muda penerus bangsa," ujar Mimik Idayana di lokasi kerja bakti.
Di lokasi Mimik juga menyempatkan diri berdialog dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Taman Pinang hingga Gading Fajar. Mimik menghimbau agar para pedagang menjaga kebersihan lapak mereka dan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa mengganggu aliran gorong-gorong.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menata kembali keberadaan PKL di kawasan ini agar lebih rapi dan tidak mengganggu drainase serta keindahan lingkungan," tuturnya.
Sementara kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini tidak hanya menjadi ajang edukasi lingkungan bagi para pelajar saja.
"Akan tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi