DPRD Sidoarjo Soroti Laporan Keuangan Perumda Delta Tirta, Anggap Penghapusan Hutang Usaha Berpotensi Rugikan Daerah

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Roky Wardoyo
Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Roky Wardoyo

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo mulai menyoroti laporan realisasi keuangan Tahun 2024 milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo. Salah satunya, para wakil rakyat ini mengkritisi langkah perusahaan menghapus hutang usaha yang dinilai merugikan. Apalagi, memasukkannya sebagai bagian dari laba bersih perusahaan milik Pemkab Sidoarjo itu.

Sorotan itu, salah satunya disampaikan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Roky Wardoyo. Menurut Roky kebijakan penghapusan hutang itu, tidak mencerminkan prinsip akuntansi yang sehat. Bahkan pihaknya menilai bisa berpotensi menimbulkan kerugian, baik bagi perusahaan maupun keuangan daerah.

"Penghapusan hutang usaha itu merugikan. Apalagi, penghapusan itu kemudian diakui sebagai laba bersih. Ini sangat patut dipertanyakan. Laba seharusnya dihasilkan dari aktivitas operasional, bukan dari penghapusan kewajiban yang belum jelas landasannya," ujar Roky Wardoyo kepada republikjatim.com, Selasa (08/07/2025).

Selain itu, Roky menjelaskan pengakuan semacam itu dapat menimbulkan distorsi dalam laporan keuangan. Hal ini, lantaran seolah-olah perusahaan memperoleh keuntungan. Padahal, praktiknya keuntungan itu, tidak berasal dari kegiatan usaha yang nyata.

"Bahkan, hal tersebut patut diduga berpotensi melanggar sistem akuntansi pemerintahan. Terutama dalam konteks BUMD. Kalau laba itu digunakan sebagai dasar pembagian dividen kepada daerah, maka bisa terjadi kesalahan kebijakan dan berdampak langsung pada keuangan daerah," tegas polisi muda PAN asal Dapil VI Kecamatan Waru dan Kecamatan Gedangan ini.

Hal yang sama disampaikan anggota Komisi B DPRD Sidoarjo lainnya, Atok Ashari. Menurut politisi muda PKB asal Dapil III Kecamatan Wonoayu, Tulangan, Krembung dan Kecamatan Prambon ini, pihaknya justru mendorong agar manajemen Perumda Delta Tirta bersikap transparan dan terbuka dalam menjelaskan praktik penghapusan hutang itu. Selian itu, Atok juga meminta Inspektorat Daerah dan BPKP Jawa Timur segera turun melakukan audit menyeluruh terhadap laporan Keuangan Perumda Delta Tirta Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2024 itu.

"Pada prinsipnya unsur kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas harus dijunjung tinggi. Jangan sampai angka-angka di laporan justru mala menyesatkan dan menimbulkan kerugian di masa mendatang," pintanya.

Bagi Atok penghapusan hutang menjadi aset laba dengan nilai Rp 11 miliar dinilai sangat fantastis. Bahkan, tidak memenuhi standar akuntansi keuangan pada umumnya.

"Nilainya itu cukup besar. Jadi harus bisa dijelaskan gamblang hutang menjadi laba bersih itu. Karena bukan hasil kerja atau aktivitas kerja maupun transaksi jual beli maupun jasa pelayanan," jelasnya.

Sementara secara terpisah Direktur Utama (Dirut) Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Dwi Hary Soeryadi yang dikonfirmasi secara terpisah melalui ponselnya belum memberikan jawaban. Dia hanya membaca pertanyaan yang diajukan soal penghapusan hutang menjadi aset laba itu saja. Ary/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Alun-alun Sidoarjo, Bupati Sidoarjo,…

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo,…