Ahmad Riyadh : Usai Pelatihan Advokat Muhammadiyah Harus Bangun Sinergi dengan Rumah Sakit Muhammadiyah se Jatim

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PELATIHAN - Pelatihan bagi advokat Muhammadiyah se Jatim membahas aspek hukum dan kelembagaan rumah sakit berlangsung di Rays Hotel UMM, Malang Selasa (03/06/2025) hingga Rabu (04/06/2025) besok.
PELATIHAN - Pelatihan bagi advokat Muhammadiyah se Jatim membahas aspek hukum dan kelembagaan rumah sakit berlangsung di Rays Hotel UMM, Malang Selasa (03/06/2025) hingga Rabu (04/06/2025) besok.

i

Malang (republikjatim.com) - Pelatihan bagi advokat Muhammadiyah se Jawa Timur yang membahas aspek hukum dan kelembagaan rumah sakit berlangsung di Rays Hotel UMM, Malang Selasa (03/06/2025) hingga Rabu (04/06/2025) besok.

Tiga tokoh Muhammadiyah Jatim membuka acara itu. Mereka berbicara pentingnya pelatihan aspek hukum bagi rumah sakit.

Mereka adalah Wakil Ketua PWM Jatim Prof Dr Moch Sasmito Jatim, Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) PWM Jatim Ahmad Riyadh PhD dan Sekretaris Universitas Muhammadiyah Malang Prof Dr Sidik Sunaryo.

Ahmad Riyadh mengungkapkan pelatihan ini dilakukan untuk menghasilkan advokat yang terbaik bagi aktivitas rumah sakit milik Muhammadiyah.

"Bidang hukum ini penting. Advokat Muhammadiyah harus berada di tengah-tengah dan yang dikedepankan haruslah keadilan," ujar Ahmad Riyadh Bahalmar yang juga Ketua Dewan Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur ini.

Riyadh berharap setelah pelatihan ini, seluruh peserta memahami aspek hukum rumah sakit dan harus membangun sinergi antara rumah sakit Muhammadiyah dengan para advokat.

"Jadi, ini kami lakukan dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia (SDM) advokat yang handal," paparnya.

Riyadh menilai aspek hukum rumah sakit sangat kompleks. Mulai SDM, manajemen, pelayanan kesehatan dan banyak lagi persoalan lainnya. Kesemuanya itu, membutuhkan aspek hukum yang detail.

"Tapi, para advokat Muhammadiyah bukan dalam rangka mati-matian membela praktik yang salah. Kalau memang ada yang salah dalam praktik katakanlah salah. Jangan malah menutup-nutupi," pintanya.

Sehingga, dari perbaikan aspek hukum ini dilakukan. Artinya bukan saat persoalan sudah parah baru kemudian mencari-cari advokat sebagai pendampingnya.

"Mitigasi risiko hukum diperlukan sejak awal. Dengan memetakan celah-celah persoalan-persoalan hukum yang terjadi lalu mengajak advokat mencarikan solusinya," tegasnya.

Sementara pelatihan yang berlangsung dua hari ini akan melibatkan para dokter dan ahli hukum rumah sakit yang dimiliki Muhammadiyah. Bahkan, MHH akan menjadi leading sector sinergi advokat dengan rumah sakit Muhammadiyah.

Prof Dr Sasmito Jati mengakui pelatihan bagi SDM ini sangat penting demi kemajuan dunia kesehatan. MHH juga harus berperan agar industri kesehatan memiliki kemanfaatan dan kemaslahatan.

"Jangan sampai industri mengarah pada liberalisasi. Kalau ini terjadi maka keadilan tidak akan didapatkan," katanya.

Prof Sasmito berkelakarmenata aspek hukum rumah sakit bukan hal mudah. Begitu juga mengatur dokter itu tidak mudah. Lebih mudah mengatur insinyur. Tapi, semua itu yang sulit adalah mengatur orang hukumnya.

"Pada praktik rumah sakit banyak ruang kosong. Aspek - aspek ini harus diisi agar tata kelola rumah sakit lebih baik. Bagaimana kode etik dilaksanakan dengan ketat di setiap rumah sakit," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Belum genap dua tahun menahkodai Indonesia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterpa angin kencang. Hal itu, ditandai…

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2025 menorehkan kejutan positif. Sempat…

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menghadirkan inovasi menarik dalam aksi sosial rutinnya. Ji…

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo menggelar razia mendadak menyasar warung kopi (warkop) remang-remang di…

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kehadiran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto dalam agenda reses di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon,…

Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 21:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 21:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan sikap tak main-main dalam memerangi maraknya Penyakit Masyarakat (Pekat).…