Demi Percepatan AHU, Kemenkum Jatim Dorong Daerah Segera Lengkapi Berkas Pendaftaran KDMP di Notaris

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PERCEPATAN - Kemenkum Jatim mencatat progres signifikan dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sekaligus didaftarkan ke Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Ditjen AHU Kemenkum, Rabu (28/05/2025).
PERCEPATAN - Kemenkum Jatim mencatat progres signifikan dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sekaligus didaftarkan ke Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Ditjen AHU Kemenkum, Rabu (28/05/2025).

i

Surabaya (republikjatim.com) - Kemenkum Jatim mencatat progres signifikan dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Rabu (28/05/2025). Namun, baru 1.100 KDMP (11,46 persen) yang sudah berhasil didaftarkan ke Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Ditjen AHU Kemenkum.

"Karena memang setelah Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdesus) selesai, maka masih ada berkas-berkas yang harus dipenuhi. Hal ini, yang tidak diantisipasi pengurus dan pengawas KDMP," ujar Kakanwil Kemenkum Jatim, Haris Sukamto kepada republikjatim.com, Rabu (28/05/2025).

Berdasarkan data per 28 Mei 2025 hingga pukul 08.00 WIB, kata Haris Sukamto tercatat sebanyak 7.538 desa dan kelurahan (88,72 persen) telah menyelesaikan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Jumlah itu, meningkat 282 desa dari hari sebelumnya.

"Dua daerah mencatat capaian tertinggi dalam konversi dari Musdesus ke SABH. Yakni Kabupaten Nganjuk dengan 100 persen dan Kabupaten Ponorogo dengan 93 persen dari total desa dan kelurahan. Keduanya, menjadi contoh praktik baik percepatan legalisasi koperasi secara administratif dan hukum," ungkap Haris.

Sebaliknya, dari 16 daerah yang telah 100 persen menyelesaikan Musdesus, 13 diantaranya belum mencapai 15 persen progres SABH. Bahkan, sejumlah kabupaten/kota seperti Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung dan Kota Madiun belum mendaftarkan satupun koperasi ke SABH.

"Mayoritas berkas masih menumpuk di notaris. Karena daerah menggunakan sistem proses kolektif dan lambannya kelengkapan administratif. Padahal, waktu sangat terbatas menuju awal Juni sebagai batas penyelesaian," tegasnya.

Hingga saat ini, tercatat 2.472 berkas masih dalam proses di notaris. Sedangkan backlog diprediksi akan terus meningkat seiring dengan target 100 persen Musdesus di seluruh desa.

"Kami optimis akan terjadi lonjakan pendaftaran di SABH yang signifikan dalam beberapa hari ke depan mengingat deadline yang semakin dekat," urai Haris.

Sementara beberapa wilayah menghadapi kendala geografis dan teknis. Seperti Kabupaten Sumenep yang membutuhkan akses laut hingga 12 jam serta dua desa di Kabupaten Ngawi yang belum memiliki Penjabat Kepala Desa akibat masalah hukum.

"Kami terus mendorong pemerintah daerah diminta lebih aktif berkoordinasi dengan notaris dan pendamping desa untuk mempercepat proses pemberkasan. Tim pelaksana juga mendorong daerah untuk tidak lagi menunggu pendaftaran kolektif dan segera melakukan input SABH secara bergulir (rolling)," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, terdapat 956 Musdesus tambahan yang terjadwal hingga awal Juni 2025 mendatang. Hel/Waw

Berita Terbaru

Pertanyakan Perkembangan Laporan, Warga Banjarkemantren Persoalkan Pungli Rp 200.000 - Rp 600.000 BLTS Kesra

Pertanyakan Perkembangan Laporan, Warga Banjarkemantren Persoalkan Pungli Rp 200.000 - Rp 600.000 BLTS Kesra

Rabu, 11 Feb 2026 10:17 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah warga dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo mendatangi tim penyidik Satuan…

Diikuti Rombongan Tak Berkepentingan, Wabup Sidoarjo Merasa Dapat Perlakuan Berbeda Saat Hadiri Rakornas di Sentul Bogor

Diikuti Rombongan Tak Berkepentingan, Wabup Sidoarjo Merasa Dapat Perlakuan Berbeda Saat Hadiri Rakornas di Sentul Bogor

Selasa, 10 Feb 2026 23:48 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 23:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana merasakan mendapat perlakuan berbeda saat hendak menghadiri undangan Kementerian…

Jelang Ramadhan, Bupati Sidoarjo Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas dan Toleransi Selama Puasa hingga Idul Fitri

Jelang Ramadhan, Bupati Sidoarjo Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas dan Toleransi Selama Puasa hingga Idul Fitri

Senin, 09 Feb 2026 21:50 WIB

Senin, 09 Feb 2026 21:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang datangnya bulan Suci Ramadan, Bupati Sidoarjo Subandi mengajak semua pihak untuk menjaga stabilitas daerah. Hal ini…

Cegah Banjir, Dinas PUBM dan SDA Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di Berbagai Wilayah di Awal Tahun

Cegah Banjir, Dinas PUBM dan SDA Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di Berbagai Wilayah di Awal Tahun

Senin, 09 Feb 2026 19:08 WIB

Senin, 09 Feb 2026 19:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik…

Bupati Pastikan Komitmen Pemkab Sidoarjo Selalu Bersinergi dengan Dunia Pendidikan dan Perguruan Tinggi

Bupati Pastikan Komitmen Pemkab Sidoarjo Selalu Bersinergi dengan Dunia Pendidikan dan Perguruan Tinggi

Senin, 09 Feb 2026 16:25 WIB

Senin, 09 Feb 2026 16:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan. Hal ini, disampaikan langsung Bupati Sidoarjo,…

Ajak Berkas Belum Lengkap Segera Dipenuhi, MWC NU Prambon Serahkan 64 Sertifikat Hak Wakaf Bertahap

Ajak Berkas Belum Lengkap Segera Dipenuhi, MWC NU Prambon Serahkan 64 Sertifikat Hak Wakaf Bertahap

Senin, 09 Feb 2026 10:34 WIB

Senin, 09 Feb 2026 10:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk kesekian kalinya, Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) MWC NU Prambon melaksanakan kegiatan penyerahan sertifikat hak wakaf,…