7 Lapas di Jawa Timur Terima Pelimpahan 23 Narapidana Terorisme

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TERIMA - Lapas Kelas I Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo menerima pelimpahan 9 narapidana terorisme (Napiter), Kamis (07/12/2023).
TERIMA - Lapas Kelas I Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo menerima pelimpahan 9 narapidana terorisme (Napiter), Kamis (07/12/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jajaran Lapas Kanwil Kemenkumham Jatim menerima pelimpahan 23 narapidana kasus terorisme. Pemindahan dari Rutan Cikeas, Bogor itu dilakukan secara berseri ke 7 Lapas yang berbeda.

"Kami telah menerima 23 narapidana kasus terorisme. Proses pengirimannya dilakukan sejak Selasa hingga Rabu sampai Kamis," ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono kepada republikjatim.com, Kamis (07/12/2023).

Menurut Heni, pemindahan ini menjadi program dari Ditjen Pemasyarakatan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror. Tujuan utamanya, untuk pembinaan lebih lanjut dan lebih terukur.

"Seluruhnya masuk klasifikasi hijau. Artinya tingkat ekstrimismenya sudah dapat ditekan. Untuk itu diperlukan pembinaan lebih lanjut di Lapas agar lebih optimal lagi proses pembinaannya," imbuh Heni.

Meski begitu, Heni menegaskan pihaknya tetap akan melakukan pemantauan lebih lanjut. Termasuk memastikan para narapidana kasus terorisme itu benar-benar telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

"Kalau perlu akan kita agendakan untuk ikrar dan janji setia kepada NKRI, sehingga semakin mantap," tegas Heni.

Keenam Lapas yang menerima adalah Lapas Madiun 3 orang, Lapas Ngawi 2 orang, Lapas Tuban 1 orang, Lapas Kediri 4 orang, Lapas Bojonegoro 2 orang, Lapas Probolinggo 2 orang dan Lapas Surabaya 9 orang. Dengan penambahan jumlah ini, saat ini terdapat 33 napiter yang mengikuti pembinaan di Lapas di Jawa Timur.

"Lapas Surabaya di Desa Kebongagung, Kecamatan Porong mendapatkan tambahan paling banyak 9 narapidana kasus terorisme. Sehingga saat ini di sana ada 11 orang napiter, terbanyak dari lapas-lapas yang lain," papar Heni.

Sementara Kalapas Surabaya, Jayanta menegaskan kesembilan narapidana kasus terorisme itu juga memiliki pidana maupun jaringan kelompok yang berbeda.

"Kesembilan narapidana terorisme yang kita terima hari ini pidana paling rendah selama 3 tahun. Sementara paling lama 15 tahun dan beberapa dari mereka dari jaringan kelompok yang berbeda," jelas Jayanta.

Kesembilan narapidana terorisme itu, lanjut Jayanta telah dilakukan pemeriksaan dan penerimaan berkas administrasi. Kemudian, dilakukan pengecekan kesehatan serta pemberian baju dis maupun peralatan untuk menunjang ibadah.

"Sama seperti narapidana baru lainnya, semua wajib terlebih dahulu ditempatkan di blok khusus masa pengenalan lingkungan (mapenaling)," katanya.

Jayanta menjelaskan nantinya pihaknya akan terus melakukan berkoordinasi dengan BNPT dan pihak terkait untuk melakukan pendampingan dan pembinaan. Untuk memastikan mereka tidak memiliki paham ekstrimisme lagi.

"Nanti akan dilanjutkan assessment, kita berkoordinasi dengan BNPT dan wali napiter sehingga pembinaan kesembilan terorisme berjalan dengan baik serta bisa kembali ke NKRI lagi," pungkasnya. Kem/Hel/Waw

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo,…

Gebrakan Baru! Legislator PKB Sidoarjo Kini "Ngantor" di DPC Setiap Jumat, Siap Tampung Curhat Warga Kota Delta

Gebrakan Baru! Legislator PKB Sidoarjo Kini "Ngantor" di DPC Setiap Jumat, Siap Tampung Curhat Warga Kota Delta

Sabtu, 02 Mei 2026 19:01 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 19:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ada pemandangan berbeda di kantor DPC PKB Sidoarjo mulai awal Mei 2026 ini. Partai pemenang di Kota Delta itu, resmi meluncurkan…

Peringatan May Day, Pemkab Sidoarjo Komitmen Kawal Hak dan Pendidikan Anak - Anak Buruh di Kota Delta

Peringatan May Day, Pemkab Sidoarjo Komitmen Kawal Hak dan Pendidikan Anak - Anak Buruh di Kota Delta

Jumat, 01 Mei 2026 18:09 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 18:09 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Sidoarjo berlangsung tertib dan kondusif, Jumat (01/05/2026).…

Dongkrak Geliat Ekonomi Lewat Balap Merpati, Bupati Sidoarjo Janjikan Gelar Even Berskala Nasional

Dongkrak Geliat Ekonomi Lewat Balap Merpati, Bupati Sidoarjo Janjikan Gelar Even Berskala Nasional

Jumat, 01 Mei 2026 15:38 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 15:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi menyampaikan komitmen untuk terus mendukung berbagai komunitas yang ada di Sidoarjo. Termasuk,…

Gagas Infrastruktur Berkualitas, Wabup Mimik Idayana Ajak MD KAHMI Sidoarjo Bermitra dan Bersinergi Bangun Kota Delta

Gagas Infrastruktur Berkualitas, Wabup Mimik Idayana Ajak MD KAHMI Sidoarjo Bermitra dan Bersinergi Bangun Kota Delta

Jumat, 01 Mei 2026 03:27 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 03:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pendopo Kabupaten Sidoarjo menjadi saksi bisu pengukuhan nahkoda baru bagi para intelektual muslim di Kota Delta. Majelis …

Program AMYGI SMA Al Muslim Latih Siswa Berdiplomasi Global dan Berpikir Kritis dengan Simulasi Internasional

Program AMYGI SMA Al Muslim Latih Siswa Berdiplomasi Global dan Berpikir Kritis dengan Simulasi Internasional

Kamis, 30 Apr 2026 10:20 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim kembali menegaskan komitmen dalam mencetak generasi berwawasan global melalui penyelenggaraan Al Muslim Youth for…