Bupati Sidoarjo Dukung Menteri ATR/BPN Berantas Mafia Tanah Proses Sertifikasi Aset Tanah Korban Lumpur Lapindo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SERAHKAN - Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto bersama Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menyerahkan sertifikat korban lumpur di Perumahan Renojoyo, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo sepakat memberantas mafia tanah, Kamis, (23/11/2023).
SERAHKAN - Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto bersama Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menyerahkan sertifikat korban lumpur di Perumahan Renojoyo, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo sepakat memberantas mafia tanah, Kamis, (23/11/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sepakat untuk memberantas mafia tanah dalam proses sertifikasi aset tanah korban Lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Hal itu ditegaskan Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto didampingi Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat menyerahkan 50 Sertifikat Hak Milik (SHM) eks korban Lumpur Lapindo di Perum Renojoyo, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (24/11/2023).

"Hampir 15 tahun relokasi warga Desa Renokenongo ini tidak memilik kepastian hukum hak atas tanahnya. Kali ini, sudah dibagikan sertifikat dari rumah ke rumah secara simbolis di 10 titik. Sertifikat yang dibagikan kali ini semuanya saya tanya tidak dipungut biaya (gratis). Memang ada 5 keluarga tadi yang membayar sesuai pendapatan negara bukan pajak," ujar Menteri ATR/BPN RI, Hadi Tjahjanto kepada republikjatim.com, Kamis (23/11/2023).

Selain itu, Hadi Tjahjanto menjelaskan besaran biaya yang dikeluarkan untuk 5 keluarga itu meliputi biaya pengukuran, panitia dan pendaftaran total sekitar Rp. 600.000 per bidang tanah. Hadi mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Hal itu, membuktikan pemerintah daerah turut hadir dalam menyelesaikan masalah pertanahan di wilayahnya.

"Saya ingin berpesan dalam proses pengurusan sertifikat tanah ini, sesuai dengan yang saya sampaikan yakni gratis atau membayar pendapatan negara bukan pajak. Makanya, kalau ditarik diluar itu tolong dilaporkan saja. Nanti akan diproses para Aparat Penegak Hukum (APH)," paparnya.

Hadi menegaskan rakyat tidak boleh dibebani atas sejumlah permasalahan tanah yang timbul dari peristiwa alam.

"Saya yakinkan tidak ada dan tidak boleh ada mafia tanah yang bermain dalam sertifikasi tanah korban Lumpur Lapindo ini," tegas Hadi.

Sementara Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menegaskan fasilitas yang diberikan Pemkab Sidoarjo soal BPHTB gratis. Badan Pelayan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo juga berkolaborasi dengan BPN Sidoarjo melakukan pendampingan untuk proses sertifikasi tanah warga relokasi dari Desa Renokenongo yang menjadi korban Lumpur Lapindo itu.

"Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah untuk masyarakat korban bencana alam dalam mendapatkan hak atas tanah relokasi mereka," ungkap Bupati muda yang akrab siapa Gus Muhdlor ini.

Selain itu, Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini mengungkapkan, pentingnya memberi edukasi terhadap masyarakat eks korban lumpur Lapindo. Baginya, BPHTB dan pengurusan di BPN Sidoarjo itu benar-benar sesuai dengan regulasi yang ada tanpa dipungut biaya.

"Saya ingin menggaris bawahi penegasan Pak Menteri. Kalau ada pemungutan biaya diluar regulasi yang ditentukan, maka silahkan dilaporkan saja," pungkas Gus Muhdlor yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini. Hel/Waw

Berita Terbaru

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah cepat dan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir menjelang…

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi warganya membuahkan hasil…

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan inovasi di sektor pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas mengejar piala…