Tunjang Jiwa Enterpreneur dan Etos Kerja Siswa, Gus Muhdlor Resmikan SMAMITA Mart di Taman Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RESMIKAN - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali meresmikan Smamita Mart salah satu tempat bagi siswa dan siswi soal entrepreneurship (berwirausaha) dengan penandatanganan prasasti bersamaan penyerahan medali bagi siswa berprestasi, Senin (05/06/2023).
RESMIKAN - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali meresmikan Smamita Mart salah satu tempat bagi siswa dan siswi soal entrepreneurship (berwirausaha) dengan penandatanganan prasasti bersamaan penyerahan medali bagi siswa berprestasi, Senin (05/06/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali meresmikan SMAMITA Mart ditandai dengan penandatanganan prasasti di Aula SMA Muhammdiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo, Senin (05/06/2023). Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini berharap berdirinya SMAMITA Mart di lingkungan sekolah ini membantu Pemkab Sidoarjo dalam peningkatan kapasitas siswa di bidang entrepreneur (kewirausahaan).

Selain itu, diharapkan dengan berdirinya SMAMITA Mart bisa menjadi satu prototipe yang bisa dikonsumsi seluruh siswa.

"Bahkan SMAMITA Mart ini bisa menjadi tolak ukur yang baik. Yakni bekerja bukan hanya dengan berseragam resmi dan bersepatu saja, akan tetapi dengan enterpreneur (kewirausahaan) yang menjadi tolak ukur. Hal ini penting dalam mencapai keberhasilan bagi masa depan para siswa dan siswi Smamita," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Senin (05/06/2023) di sela-sela peresmian.

Gus Muhdlor juga mengucapkan selamat atas diresmikannya SMAMITA Mart. Pihaknya berharap bisa menjadi landasan awal untuk memberikan pelajaran bagi seluruh siswa dan siswi SMAMITA untuk menjadi para entrepreneur (pengusaha) yang handal ke depannya. Apalagi saat ini, isu struggle (daya juang) dan etos kerja di Sidoarjo, terutama di Kecamatan Taman, Waru, Buduran dan sekitarnya jangan sampai kalah dengan para pemilik waralaba ritel yang besar.

"Kita harus mampu menciptakan inovasi untuk menarik dan memenuhi segala kebutuhan pembeli. Contohnya, adanya pedagang toko kelontong yang buka selama 24 jam dan dilengkapi mini pom. Ini menjadi gambaran bagi kita semua, orang-orang pribumi mampu. Sidoarjo mampu melalui usaha toko kelontong yang mampu bersaing dengan retail-retail besar. Kuncinya, asal relevan dan menawarkan yang tidak dimiliki retail besar. Tentunya dengan menwarkan harga yang lebih murah dan mungkin ditambah dengan fasilitas delivery order," imbuh Bupati alumni Fisip Unair, Surabaya ini.

Etos kerja dan struggle, kata Gus Muhdlor menjadi hal penting bagi seorang pekerja di Sidoarjo. Untuk itu, ketika tingkat struggle kurang diharapkan Pemkab Sidoarjo untuk menciptakan daya struggle bagi siswa dan siswi yang siap memasuki dunia kerja.

"Karena ada yang kurang dari sistem pendidikan di Sidoarjo. Yakni tinggal memperbaiki etos kerja dan daya juang (saing) agar benar-benar dipersiapkan setiap lembaga pendidikan di Sidoarjo. Terima kasih PD Muhammadiyah yang telah membantu Pemkab Sidoarjo mencerdaskan anak bangsa," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Saat ini, lanjut Putra KH Agoes Ali Masyhuri ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sidoarjo sudah termasuk kategori tinggi. Yakni dengan 81 poin. Akan tetapi dibalik kecerdasan dan kepintaran kekuatan kapasitas pikir itu, ternyata belum tentu survive (bisa bertahan).

"Semakin banyaknya gempuran urbanisasi membuat Sidoarjo lebih hiterogen, persaingan mencari pekerjaan semakin banyak dan kalau kemudian tidak diperbaiki etos kerja dan daya struggle, maka tidak akan bisa bersaing. Karena bukan hanya sekedar pintar yang dibutuhkan dalam bekerja, tapi harus punya tingkat struggle yang tinggi, daya jual yang oke dan daya banting (tahan banting) yang kuat," pintanya.

Selain itu, Gus Muhdlor juga memberi apresiasi pada siswa dan siswi berprestasi yang mendapatkan penghargaan. Baginya, mencerdaskan anak bangsa dan patut diapresiasi bagi mereka yang mendapatkan juara. Misalnya soal karya tulis. Hal itu harus ditindaklanjuti menjadi riset dan diaplikasikan.

"Kami menghimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo untuk bisa memberi penghargaan apa pun itu bentuknya. Walaupun untuk tingkat SMA manjadi rana Provinsi Jatim. Pemerintah juga bisa memberi jalan agar siswa dan siswi berprestasi bisa mengakses program-program beasiswa yang ada di Sidoarjo," jelasnya.

Bagi Gus Muhdlor apresiasi dan atensi khusus harus diberikan kepada siswa dan siswi berprestasi. Termasuk, follow up (tindaklanjuti) agar kemudian apa yang sudah menjadi bakat dari anak didik tidak terputus sampai disitu saja. Jika sudah ada misalkan juara karya tulis ilmiah harus diberikan atensi pendampingan. Atau bahkan boleh jadi dinaikkan kelasnya menjadi satu riset. Nah, hasil riset itu yang kemudian bisa bermanfaat secara umum.

"Bukan hanya prestasi di sekolah dalam kompetisi saja, tetapi juga prestasi di luar. Ini bisa memberikan manfaat atau impact (dampak) bagi masyarakat yang lain. Karena itu, minimal di acara wisuda harus menyertakan prestasi-prestasi yang sudah diraih. Minimal anak-anak (didik) berprestasi ini mendapatkan atensi atau perhatian khusus mendapatkan beasiswa. Per hari ini ada 10.000 beasiswa dalam 5 tahun ini perlu ditambahkan lagi. Karena beasiswa bukan hanya dari segi juara PON, PORPROV dan Kejurnas saja. Akan tetapi ditambahkan poin-poin yang lain agar lebih berbobot soal bakat-bakat siswa dan siswi terbaik," ungkapnya.

Sementara Kepala Smamita Sidoarjo, Edwin Yogi Laayrananta menilai pendirian Smamita Mart sangat penting. Alasannya karena tantangan ke depan pendidikan, bukan hanya tentang ilmu pengetahuan saja. Akan tetapi lebih dari itu yakni butuh artificial intelegency. Hal ini menjadi pemikiran dari Smamita bukan hanya kemampuan kognitif yang diberikan ke siswa, melainkan hal lain yang dijadikan pembelajaran bersama harus ada rasa dan nilai entrepreneurship.

"Pembukaan Smamita Mart ini juga agar ekonomi sekolah tidak hanya ditunjang dari SPP siswa dan siswinya saja. Kami memberikan pembelajaran siswa dengan praktek berwirausaha sekaligus membangun kemampuan siswa bisa mengembangkan kelebihannya baik secara akademis maupun non akademis," cetusnya.

Selama ini, lanjut Kasek berusia muda yang akrab disapa Yogi ini. Di sekolahnya sudah mencanangkan sekolah riset dan teknologi riset. Hal ini sebagian upaya mencari tahu pengelolahan keilmuan dan teknologinya dalam mencapai artificial intelegency itu.

"Metode ini diarahkan untuk mengembangkan potensi siswa, baik akademik maupun non akademik. Selain itu, kami berupaya menunjang dan membantu aktivitas keuangan untuk perkembangan riset dan teknologi yang ada di Smamita setelah peresmian SMAMITA Mart ini. Karena ini sebagian salah satu usaha ekonomi sekolah dalam membantu riset dan pengembangan teknologi bagi siswa dan siswi kami," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mendadak berkirim surat (somasi) untuk mengembalikan tiga berkas sertifikat tanah yang beralas hak…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - KB TK Al Muslim menggelar perayaan bertema Bangga Sidoarjo yang diikuti sekitar 170 siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan…

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Jadinya yang ke-167. Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ini, sebagai tonggak…