Sukseskan Program PTSL 2023, Bupati Sidoarjo Instruksikan Camat dan Kades Kawal Sesuai Peraturan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PTSL - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali memberikan pesan untuk pelaksanaan PTSL agar biaya administrasinya Rp 150.000 dan dijalankan sesuai dengan peraturan, Sabtu (20/05/2023) malam.
PTSL - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali memberikan pesan untuk pelaksanaan PTSL agar biaya administrasinya Rp 150.000 dan dijalankan sesuai dengan peraturan, Sabtu (20/05/2023) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kuota program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2023 yang diberikan Kementerian ATR/BPN kepada Pemkab Sidoarjo sebanyak 25.517 kuota (bidang). Tahun 2024 jumlah kuotanya diupayakan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali untuk mendapatkan tambahan lagi.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali juga mendorong para Camat dan Kepala Desa untuk mengawal serta mensukseskan agar pelaksanaan program PTSL Tahun 2023 sesuai peraturan agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Bupati muda alumni Fisip Unair, Surabaya ini menyampaikan kunci kelancaran program PTSL ada pada pemerintah desa dan masyarakat. Karena itu, dirinya mengingatkan dalam pelaksanaan program PTSL hendaknya dijalankan sesuai dengan peraturan yang ada. Hal itu, untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang bisa menghambat jalannya program PTSL.

"Program PTSL ini harus didorong bersama agar dalam pelaksanaannya berjalan lancar. Tahun 2024 kita akan mengupayakan agar kuotanya bisa ditambah lagi. Saya instruksikan kepada Camat dan Kepala Desa untuk mengawal program PTSL ini berjalan sesuai regulasi yang ada," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini saat Cangkrukan Bareng dengan tokoh masyarakat dan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Sabtu (20/5/2023) malam.

Hal lainnya yang perlu digaris bawahi, kata Gus Muhdlor agar program PTSL ini berjalan lancar yakni persiapan dari panitia desa untuk menyampaikan kepada warga agar mempersiapkan berkas yang dibutuhkan. Karena selama ini, yang menjadi kendala masih banyak masyarakat yang belum siap secara dokumen. Padahal, program PTSL waktunya dibatasi.

"Untuk bisa mendapatkan tambahan kuota yakni Pemkab Sidoarjo akan menggodok kembali perda BPHTB yang sebelumnya diskon 50 persen menjadi nol persen bagi penerima program PTSL," imbuhnya.

Selain itu, dengan mendapatkan tambahan kuota itu Gus Muhdlor berharap program pensertifikatan tanah di Sidoarjo. Yakni lebih cepat rampung dan masyarakat menerima manfaatnya.

"Sebenarnya Pemkab Sidoarjo sudah memberikan diskon 50 persen biaya BPHTB bagi penerima PTLS. Waktu Pak Menteri ATR/BPN menyerahkan sertifikat PTSL di pendopo beliau menyampaikan akan memberi tambahan. Tapi, kami didorong untuk memberikan diskon nol persen biaya BPHTB. Sekarang sedang digodok regulasinya," tegasnya.

Sementara dihadapan tokoh masyarakat dan warga Desa Banjarsari, Gus Muhdlor menegaskan biaya adminstrasi program PTSL sudah ditentukan. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi terkait biaya administrasinya. Berdasarkan peraturan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yakni Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) biaya PTSL yaitu Rp 150.000 untuk wilayah Jawa dan Rp 450.000 untuk wilayah Papua.

"Pesan saya jangan mudah percaya sama informasi yang itu tidak bersumber langsung dari petugas atau panitia PTSL Desa. Terutama terkait biaya administrasi. Masyarakat bisa langsung menanyakan kepada RT, RW dan perangkat desa soal besaran biaya administrasi mengurus PTSL," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Bangun Desa Sekaligus Beri Inspirasi di Wilayah Pelosok Jejak Pengabdian Mahasiswa KKNT UNESA 2026 di Ampeldento Malang

Bangun Desa Sekaligus Beri Inspirasi di Wilayah Pelosok Jejak Pengabdian Mahasiswa KKNT UNESA 2026 di Ampeldento Malang

Senin, 28 Sep 2026 21:49 WIB

Senin, 28 Sep 2026 21:49 WIB

Malang (republikjatim.com) - Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai perjalanan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya…

Ketat, Pemkab Sidoarjo Larang Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Beroperasi, BGN Bakal Biayai Korban Keracunan

Ketat, Pemkab Sidoarjo Larang Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Beroperasi, BGN Bakal Biayai Korban Keracunan

Sabtu, 26 Sep 2026 23:29 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 23:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengambil langkah tegas dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati …

Antusiasme Meningkat, Festival Gamelan Kahuripan IV Jadi Ajang Gen Z Sidoarjo Rawat Budaya

Antusiasme Meningkat, Festival Gamelan Kahuripan IV Jadi Ajang Gen Z Sidoarjo Rawat Budaya

Sabtu, 26 Sep 2026 19:09 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 19:09 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Minat generasi muda Sidoarjo terhadap seni karawitan dan tembang tradisional menunjukkan tren positif. Hal ini, terbukti dari…

Tak Boleh Banyak Administrasi, Bupati Subandi Minta Kades dan BPD "Gercep" Berinovasi Bangun Desa

Tak Boleh Banyak Administrasi, Bupati Subandi Minta Kades dan BPD "Gercep" Berinovasi Bangun Desa

Sabtu, 26 Sep 2026 14:22 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan pentingnya harmonisasi dan koordinasi cepat antara Kepala Desa (Kades) dan Badan…

Dorong Inovasi dan Digitalisasi SIM, PKK Sidoarjo Perkuat Peran Hingga Tingkat Kecamatan

Dorong Inovasi dan Digitalisasi SIM, PKK Sidoarjo Perkuat Peran Hingga Tingkat Kecamatan

Sabtu, 26 Sep 2026 12:12 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 12:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo memastikan komitmennya untuk tidak sekadar…

Kabar Baik Bagi Warga Sedati, Sidak Wabup Mimik Idayana Pastikan Progres RSUD Sedati Lampaui Target

Kabar Baik Bagi Warga Sedati, Sidak Wabup Mimik Idayana Pastikan Progres RSUD Sedati Lampaui Target

Sabtu, 26 Sep 2026 08:22 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Harapan masyarakat Kecamatan Sedati dan sekitarnya untuk menikmati fasilitas kesehatan yang memadai makin dekat menjadi…