Efek Massif Job Matching BKK, Angka Pengangguran Terbuka Lulusan SMK di Sidoarjo Terus Menurun

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BUKA - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membuka acara Job Maching di BKK Tulangan untuk para lulusan SMK dengan diikuti 20 perusahaan dengan 169 lowongan pekerjaan, Rabu (17/05/2023).
BUKA - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membuka acara Job Maching di BKK Tulangan untuk para lulusan SMK dengan diikuti 20 perusahaan dengan 169 lowongan pekerjaan, Rabu (17/05/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tidak bisa dipungkiri, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) masih didominasi lulusan SMK. Meski begitu, Kabupaten Sidoarjo berhasil menekan TPT yang didominasi lulusan SMK itu.

Berdasarkan data BPS di Tahun 2020, TPT lulusan SMK sebanyak 15 persen. Angka itu terus menurun. Di Tahun 2021 turun menjadi 10,86 persen. Tercatat di Tahun 2022 kembali menurun menjadi 5,72 persen. Penurunannya pun cukup drastis.

Melihat hal itu Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali optimis lulusan SMK tidak akan lagi menjadi penyumbang TPT di Kabupaten Sidoarjo. Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini mengatakan upaya menekan TPT di Kabupaten Sidoarjo akan terus dilakukan.

"Sejumlah perusahaan didorong bekerjasama dengan sekolah kejuruan menuntaskan permasalahan itu. Salah satunya, melalui job matching Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK. Pelaku usaha dipertemukan dengan pencari kerja," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Rabu (17/05/2023).

Bagi Gus Muhdlor ratusan lowongan pekerjaaan ini disediakan. Perusahaan dapat menemukan calon pekerja sesuai kualifikasi yang diinginkan. Para pencari kerja juga dapat menemukan posisi yang sesuai dengan keahliannya.

"Komitmen Kabupaten Sidoarjo untuk supporting lulusan SMK agar adik-adik kita, agar Sidoarjo menjadi sejahtera dan agar TPT terjaga sangat kuat," papar Gus Muhdlor saat membuka job matching BKK SMK Sidoarjo yang digelar di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo.

Gus Muhdlor menjelaskan job matching BKK SMK benar-benar berdampak positif menurunkan angka pengangguran. Hasilnya, telah terlihat. Dari 15 persen TPT yang disumbang lulusan SMK di Tahun 2020, menurun menjadi  5,72 persen di Tahun 2022 lalu. Pihaknya beharap penurunan itu akan memupus stikma lulusan SMK menjadi penyumbang terbesar pengangguran di Sidoarjo.

"Dari data itu, langkah-langkah kerjasama antara sekolah SMK dengan perusahaan terus kita dorong untuk menekan angka pengangguran di kota Delta ini," tegas Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Gus Muhdlor sendiri mengakui angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo masih tertinggi di Jawa Timur. Namun, penurunan TPT juga tertinggi diantara kabupaten/kota lainnya di Jatim. Tingginya TPT menjadi dampak pandemi Covid-19. Karena itu, permasalahan itu menjadi perhatian serius darinya.

"Ini buktikan dalam 17 program prioritas dirinya berupa program 100.000 lapangan kerja baru. Program seperti ini, menjadi upaya kita menekan angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo yang relatif tinggi," urai Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Sementara dalam job matching kali ini diikuti 21 SMK yang tersebar di Kecamatan Tulangan, Krembung, Tanggulangin, Porong dan Kecamatan Jabon. Terdapat 20 perusahaan yang menyediakan 169 lowongan pekerjaan ikut ambil bagian. Seperti PT SOS Indonesia, PT Mega Global Food, PT Sun Paper Source maupun PT Pakerti Riken Indonesia. Hel/Waw

Berita Terbaru

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah cepat dan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir menjelang…

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi warganya membuahkan hasil…

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan inovasi di sektor pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas mengejar piala…