Sidoarjo (republikjatim.com) - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo menargetkan bakal meraih sebanyak 20 kursi di DPRD Sidoarjo dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang. Target itu dinilai masih realistis lantaran saat ini, DPC PKB Sidoarjo memiliki 16 incumbent yang mencalonkan kembali dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Insyaallah semua Bacaleg kami jadi. Kalau sekarang PKB sudah punya 16 kursi di DPRD Sidoarjo, maka nanti target kita berubah menjadi 20 kursi di DPRD Sidoarjo. Syukur-syukur bisa jadi 24 kursi itu akan menjadi lebih baik," ujar Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi kepada republikjatim.com, Sabtu (13/05/2023) usai menyerahkan 50 Bacaleg ke KPU Sidoarjo.
Untuk mendongkrak perolehan kursi itu, lanjut Subandi yang juga Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo ini, bakal menggunakan sejumlah strategi. Diantaranya para Bacalegnya banyak berasal dari kalangan pengusaha, nahdliyin, mantan pejabat birokrasi, serta 16 anggota DPRD Sidoarjo periode 2019 - 2024 yang kesemuanya mencalonkan diri kembali untuk menjadi anggota DPRD Sidoarjo periode 2024 - 2029.
"Ditambah lagi dengan efek elektoral Cak Imin (Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar). Kami yakin PKB Sidoarjo tetap nomor 1 dan para Bacaleg PKB tetap nomor 1," ungkap Subandi yang juga mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini.
Sedangkan soal para Bacaleg mengenakan pakaian adat Nusantara, Subandi menjelaskan hal itu sebagai perintah DPP PKB. Selain itu, karena PKB merupakan partai yang punya kader Islam dan Nasionalis.
"Jadi tidak hanya kaum NU yang ada di PKB. Tapi nasional bisa masuk Bacaleg PKB semua. Ini instruksi DPP PKB agar bisa berinteraksi di lintas agama," tegasnya.
Sekretaris DPC PKB Sidoarjo, Abdillah Nasih menambahkan komposisi 50 Bacaleg PKB itu prosentasenya 50 persen kader dan pengurus, 25 persen incumbent dan 25 persen lainya dari kalangan profesional. Namun semua akan dilihat dari kinerjanya baik itu dari Bacaleg kader maupun kalangan profesional.
"Untuk Bacaleg Kepala Desa (Kades) aktif ada 3 orang dan mantan Kades ada 2 orang. Tidak ada skala prioritas baik kader maupun Bacaleg baru akan dilihat kinerjanya. Itu bisa dilihat mampu bekerja atau tidak dan bakal survive atau tidak manggaet suara di lapangan," pungkas Ketua Fraksi PKB sekaligus Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo ini.
Sementara para Bacaleg PKB ini tidak hanya diantar Ketua, Sekretaris, Bendahara dan pengurus DPC PKB Sidoarjo saja. Akan tetapi mereka juga diantarkan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang juga berangkat pencalonannya dari PKB.
Selain itu, juga ada beberapa Bacaleg kuat yang siap menambah kursi PKB di DPRD Sidoarjo. Diantaranya M Abud Asrofi yang masuk Dapil IV (Kecamatan Krian, Balongbendo dan Kecamatan Tarik). Kemudian ada Mbah Bejo yang masuk dalam Dapil V (Kecamatan Taman dan Kecamatan Sukodono). Hel/Waw
Editor : Redaksi