Puluhan Sapi Milik Peternak di Prambon Sidoarjo Divaksin Booster PMK

republikjatim.com
VAKSIN - Sekitar 80 ekor sapi milik peternak asal Kecamatan Prambon, Sidoarjo divaksin booster petugas medis hewan bekerjasama petugas Polsek dan Koramil Prambon, Rabu (27/07/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Vaksinasi booster (dosis penguat) untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak sapi, mulai disuntikkan ke hewan ternak di Sidoarjo. Pelaksanaannya hasil kerjasama Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816 Sidoarjo.

Suntikan vaksinasi booster salah satunya berlangsung di wilayah Kecamatan Prambon. Sekitar 80 ekor sapi milik warga Prambon yang tersebar di sejumlah desa mendapatkan vaksinasi booster itu.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Kapolsek Prambon AKP Sumono mengatakan kegiatan vaksinasi booster pada hewan ternak sapi di wilayahnya berjalan lancar. Karena sebelum penyuntikan sudah dilakukan pemeriksaan kondisi hewan dalam kondisi baik atau sehat.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

"Respon dari peternak (masyarakat) soal pelaksanaan vaksin booster PMK ini sangat positif. Bahkan sekarang semakin banyak yang minta sapinya divaksin," ujar Sumono kepada republikjatim.com, Rabu (27/07/2022).

Sementara salah seorang peternak sapi asal Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon, Komari mengaku sapi-sapi miliknya sebelumnya sudah divaksin pertama. Karena itu, pihaknya sepakat jika kali ini sapi-sapi miliknya divaksin kedua (booster) PMK itu.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

"Setelah divaksin PMK pertama, kondisi seluruh sapi saya biasa-biasa saja dan sehat semua. Mudah-mudahan setelah divaksin booster PMK ini kondisi kesehatan sapi bisa lebih baik dan tidak mudah terkena PMK," tandasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru