Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak pukul 10.00 WIB, gerbang kediaman Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana telah terbuka lebar. Bukan untuk urusan birokrasi yang kaku, melainkan untuk sebuah hajatan silaturahmi yang penuh kehangatan yakni Open House Idul Fitri 1447 Hijriah.
Tanpa sekat dan tanpa batasan, masyarakat dari berbagai penjuru Sidoarjo diperbolehkan hadir bergantian. Ada warga sekitar yang datang berjalan kaki hingga rombongan dari desa tetangga yang ingin menyapa langsung pemimpin mereka di hari yang fitri ini.
Bagi Hj Mimik Idayana, open house yang rencananya digelar Sabtu dan Minggu ini bukan sekadar rutinitas protokoler. Baginya, lebaran adalah waktu terbaik untuk memosisikan diri sejajar dengan masyarakat. Di ruang tamu yang tertata rapi, obrolan mengalir ringan mulai dari ucapan selamat lebaran hingga candaan khas warga lokal.
"Ini adalah momen untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat," ujar Mimik Idayana sosok yang akrab disapa Bunda Mimik ini dengan senyum ramah.
Bagi Mimik kegiatan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB ini, menjadi bukti komunikasi yang harmonis tidak selalu harus dibangun di meja kantor. Di sela-sela jamuan khas lebaran, terselip harapan agar kedekatan emosional ini menjadi modal kuat untuk membangun Sidoarjo ke depan.
Melalui jabatan tangan yang erat dan tegur sapa yang tulus, Bunda Mimik berharap sinergi antara pemerintah daerah dan warga dapat terus terjaga. Di kediamannya hari itu, semua orang adalah tamu istimewa. Tidak ada pejabat dan tidak ada rakyat jelata yang ada hanyalah warga Sidoarjo yang sedang merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa.
"Bagi warga yang ingin hadir, open house ini masih menjadi magnet silaturahmi di kawasan Candi. Semangat kebersamaan yang terpancar dari kediaman di Blok C1 No. 18 ini diharapkan mampu membawa energi positif bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang lebih inklusif dan harmonis," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi