20.000 Warga Ponorogo Terima Bantuan Tunai Pemulihan Ekonomi yang Disalurkan TNI

republikjatim.com
PENYERAHAN - Sebanyak 20.000 PKL dan pemilik warung mulai terima BTPKLWN yang diserahkan secara simbolis Komandan Kodim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin di Lapangan Kodim 0802 Ponorogo, Jumat (08/04/2022).

Ponorogo (republikjatim.com) - Sebanyak 20.000 warga Ponorogo yang memiliki usaha sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pemilik warung mulai menerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) Tahun 2022. Bantuan tunai itu mulai diserahkan Kodim 0802 Ponorogo kepada para penerima.

Pelaksanaan penerimaan bantuan tunai ini ditandai dengan acara penyerahan secara simbolis oleh Dandim 0802 Ponorogo di Lapangan Apel Kodim 0802 Ponorogo, Jumat (08/04/2022). Apel penyerahan BTPKLWN ini dipimpin Komandan Kodim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Ponorogo, anggota Kodim 0802/Ponorogo serta perwakilan penerima BTPKLWN.

Baca juga: Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Komandan Kodim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin mengatakan tujuan program BTPKLWN periode ke II dari pemerintah pusat melalui TNI ini untuk membantu perekonomian masyarakat. Terutama, PKL dan pemilik warung terdampak pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir.

"Bantuan tunai ini untuk membangkitkan perekonomian masyarakat, khususnya PKL dan warung serta nelayan yang sejak Covid -19 merasakan dampak buruk pandemi. Se Ponorogo penerimanya 20.000 orang dengan nilai nominal Rp 600.000 per penerima bantuan," ujar Letkol Inf Muhammad Rudhi Rusin.

Baca juga: Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Usai menerima bantuan ini, masyarakat merasa sangat bersyukur dan berterima kasih. Salah satunya disampaikan Malik warga Kelurahan Paju, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Malik mengaku bantuan yang diterima itu akan digunakan untuk suntikan modal usaha warung miliknya.

"Bantuan ini untuk usaha di rumah dan untuk menambah modal di warung," ungkapnya.

Baca juga: Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Hal senada disampaikan Lusiana pemilik usaha Angkringan. Dia mengaku bantuan yang diterima akan digunakan tambahan modal warung dan memenuhi kebutuhan keluarga.

"Semoga masyarakat yang dibantu sejahtera dan masih akan dapat bantuan lagi," pintahnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru