Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak dua minimarket yang ada di Sidoarjo diobok-obok kawanan pencuri, Selasa (01/03/2022). Dugaan sementara, kedua minimarket itu, para pelakunya sama lantaran dalam menjalankan aksinya dalam waktu yang hampir bersamaan.
Kedua minimarket yang diobok-obok kawanan pencuri itu yakni minimarket yang ada di JL Diponegoro, Kecamatan Sidoarjo dan minimarket yang ada di Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, aksi dugaan pencurian di minimarket di Jalan Diponegoro, Sidoarjo Kota kali pertama diketahui karyawan minimarket itu. Saat itu, Selasa (01/03/2022) pagi salah satu karyawan datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk bekerja seperti biasanya. Yakni membuka tempat usaha minimarket itu.
Kemudian, tidak berselang lama saksi karyawan ini terkejut karena pintu depan minimarket itu dalam kondisi sudah terbuka dan dalam kondisi sudah rusak. Seketika itu, saksi langsung menghubungi rekan-rekan kerjanya hingga kemudian diputuskan untuk melapor ke petugas kepolisian.
Dalam olah TKP, petugas kepolisan datang me minimarket yang ada di JL Diponegoro sekitar pukul 09.WIB. Para petugas itu, sibuk menggelar olah TKP dan memeriksa sejumlah lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga memintai keterangan beberapa saksi dan mengambil gambar di beberapa titik di sekitar minimarket itu. Termasuk mengerahkan unit K-9 (anjing pelacak) untuk melacak jejak para pelaku.
"Sayangnya saat kejadian, kamera CCTV mati. Itu menjadi salah satu dasar pemeriksaan," ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.
Sedangkan hasil penyelidikan dan olah TKP di minimarket JL Diponegoro, petugas menemukan ada beberapa barang di dalam minimarket itu dalam kondisi rusak. Diantaranya, brankas dan plafon gudang minimarket. Selain itu, server kamera CCTV juga dalam kondisi rusak.
Usai menyelesaikan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, petugas langsung beranjak ke minimarket yang ada di Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Tim identifikasi Polresta Sidoarjo juga melaksanakan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi di minimarket Lajuk itu.
Aksi pencurian di minimarket kedua itu diketahui sekitar pukul 01.51 WIB. Hal itu, setelah alarm di Hand Phone (HP) salah satu karyawan minimarket itu mendadak berbunyi. Bunyi alarm itu, menandakan jika minimarket sedang dibuka paksa oleh seseorang.
Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP
Kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, karyawan minimarket itu datang ke lokasi kejadian. Dalam olah TKP itu, diketahui di depan minimarket itu tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Sayangnya, setelah dicek di bagian gudang sejumlah barang dagangan di minimarket itu dalam kondisi berantakan. Bahkan, plafon gudang ada di minimarket itu juga dalam kondisi jebol.
Sementara Kepala Subseksi (Kasubsi) Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Multi Media (PIDM) Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono menegaskan dua kasus dugaan pencurian itu juga sudah dilaporkan ke petugas polisi. Saat ini, tim penyidik Polresta Sidoarjo tengah bekerja ekstra untuk mengungkap dua kasus pencurian di dua lokasi berbeda itu.
"Berdasarkan data awal menyebutkan kalau tidak sampai ada barang yang hilang. Tetapi hanya kerugian akibat kerusakan sejumlah barang di dua minimarket itu. Siapa pelaku yang obok-obok minimarket itu masih dalam penyelidikan petugas," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi