Ponorogo (republikjatim.com) - Kendati hampir setiap malam minggu polisi merazia dan berkali-kali terjaring, namun belum membuat jera para pelaku balapan liar. Hal ini seperti razia minggu dini hari, polisi mendapati puluhan motor yang diduga ikut balap liar.
Para pemuda yang tengah ikut balap liar terjaring razia ada sebanyak 39 pelanggar. Mereka diberi tindakan tilang. Selain itu, ada 31 sepeda motor yang diamankan polisi sebagai barang bukti.
Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim
Kanit Dikyasa Satuan Lantas Polres Ponorogo, Iptu Dul Hajis mengatakan aksi balap liar ini sangat meresahkan masyarakat Ponorogo. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri juga sangat membahayakan keselamatan orang lain.
Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo
"Kami beserta personil gabungan akan terus merazia balap liar ini untuk menciptakan Kamseltibcar yang kondusif di wilayah Ponorogo," ujar Dul Hajis, Minggu (04/07/2021) dini hari.
Dul Hajis menjelaskan sebanyak 31 motor yang diamankan itu karena tidak sesuai spek, kondisi kendaraan tidak layak untuk berada di jalan umum seperti tanpa spion, kenalpot racing (brong), tanpa lampu sen dan ukuran ban yang sangat kecil sehingga dapat membahayakan pengendara itu sendiri.
"Selama ini, Polres Ponorogo banyak mendapat apresiasi dari masyarakat Ponorogo tentang razia balap liar ini. Karena setelah Polres Ponorogo gencar operasi balap liar situasi saat malam Minggu sudah semakin kondusif," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi