Rem Blong, Truk Tronton Muat 35 Ton Pupuk Masuk Jurang 50 Meter, Sopir Tronton Meninggal Di TKP

republikjatim.com
MASUK JURANG - Petugas Unit Laka, Satuan Lantas, Polres Pacitan saat olah TKP kecelakaan truk tronton muatan 35 ton pupuk yang masuk jurang Sungai Girindalu sedalam 50 meter, Rabu (19/05/2021).

Pacitan (republikjatim.com) - Nasib tragis dialami Yoyok Supriyadi (36) warga Dusun Gulang Cilik, Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sopir truk tronton ini meninggal dunia karena truk yang dikemudikannya menabrak tebing dan langsung terjun ke dalam jurang sedalam 50 meter hingga truk terbalik di dasar Sungai Girindulu, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Rabu (19/05/2021).

Kanit Laka Satuan Lantas Polres Pacitan, Iptu Amrih Widodo mengatakan truk roda 10 Hino bernopol L 8859 UN warna hijau yang dikemudikan korban (Yoyok Supriyadi) sedang membawa muatan pupuk Phonska seberat 35 ton yang akan dikirim ke Pacitan. Kemudian truk masuk jurang Sungai Girindalu di JL Raya Pacitan - Ponorogo, Dusun Dagen, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

"Kecelakaan yang mengakibatkan truk tronton masuk jurang sedalam 50 meter dan pengemudinya meninggal dunia di lokasi kejadian itu diduga karena rem blong," ujar Amrih Widodo kepada republikjatim.com, Rabu (19/05/2021).

Baca juga: APH Sidoarjo Kecolongan, Gudang Penadah Motor Curian Digrebek Petugas Polrestabes Surabaya di Jumputrejo Sukodono

Amrih menjelaskan saat itu truk tronton warna hijau itu melaju dari arah utara (Ponorogo) menuju selatan (Pacitan). Sesampainya di TKP tepatnya di jalan menurun, diduga kendaraan mengalami masalah pada remnya hingga mengakibatkan pengemudi truk tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga menabrak tebing dan melaju menabrak Guardrill hingga masuk jurang se dalam 50 meter itu.

Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP

"Berdasarkan hasil olah TKP korban meninggal dunia karena mengalami pecah kepala. Sedangakan di lokasi kondisi jalan baik dan cuaca cerah," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru