Hasil Olah TKP di Rumah Kakak Beradik Korban Petasan Makan Waktu Lama, Organ Tubuhnya Ditemukan Tersangkut Pohon

republikjatim.com
OLAH TKP - Kapolres AKBP Mochammad Nur Azis memimpin langsung olah TKP di rumah korban ledakan petasan dan sekitarnya untuk mencari barang bukti dan organ tubuh korban yang berhamburan, Rabu (28/04/2021).

Ponorogo(republikjatim.com) - Musibah yang menewaskan dua putra Soimin (65) yaitu Sunardi (23) dan Samuri (21), warga Dusun Ngasinan, Desa/Kecamatan Sukorejo, Ponorogo menyebabkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) memakan waktu cukup lama. Hal ini karena beberapa anggota tubuh korban belum berhasil ditemukan lantaran berhamburan terkena ledakan petasan itu.

Bahkan olah TKP di rumah Soimin dan sekitarnya itu dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Mochammad Nur Azis.

Baca juga: Tuding Kriminalisasi Pedagang Kasur, FAMKri dan MAPIK Geruduk Polresta - Kejari Sidoarjo Tuntut Keadilan

"Yang membuat olah TKP lama karena petugas mencari sejumlah organ tubuh korban yang belum berhasil ditemukan pada malam hari. Bahkan lutut korban Sunardi berhasil ditemukan tersangkut di atas pohon di belakang rumah," ujar Mochammad Nur Azis kepada republikjatim.com, Rabu (28/04/2021).

Selain itu, kata Azis saat olah TKP, petugas menemukan beberapa barang bukti. Diantaranya berupa plastik, blarak (daun kelapa kering). Namun belum bisa disimpulkan.

"Tapi diperkirakan korban akan membuat balon udara. Ini masih diperkirakan karena Barang Bukti (BB) yang mendukung ke arah pembuatan balon udara," ungkapnya.

Baca juga: Dinilai Kuat Unsur Korupsinya, Korban Pungli BLTS Kesra Buduran Mulai Diperiksa Penyidik Tipikor Polresta Sidoarjo

Bahkan petugas juga menemukan adanya obat kimia, serbuk petasan yang dicampur dan sejumlah bukti lainnya. Selain itu, juga ditemukan mercon.

"Kami juga menemukan cetakan dan beberapa yang sudah jadi mercon serta selongsong mercon," tegasnya.

Baca juga: Kasus Investasi Bodong Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Serahkan 9 Bukti Baru ke Penyidik Bareskrim Polri

Atas kejadian itu, Azis menghimbau untuk masyarakat sekitar atau masyarakat Ponorogo agar menjadi jera atas peristiwa nahas itu. Apalagi, dampak petasan dan balon udara sangat fatal.

"Olah TKP ini menindaklanjuti laporan semalam terkait adanya ledakan petasan yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia itu," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru